Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026 Didorong Masuk PKBM atau PJJ, Wamendikdasmen Ungkap 527 Ribu ATS di Jabar 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026 Didorong Masuk PKBM atau PJJ, Wamendikdasmen Ungkap 527 Ribu ATS di Jabar 5 Aug 2026

Kota Bandung Targetkan Pengurangan Sampah Sebanyak 140 Ritase per Hari hingga November 2024

ED
Senin, 21 Oktober 2024 | 20:00 WIB
Bagikan
Kota Bandung Targetkan Pengurangan Sampah Sebanyak 140 Ritase per Hari hingga November 2024
VISI.NEWS | BANDUNG - Pada November 2024, Kota Bandung berharap untuk mencapai target pengurangan sampah sebagai respons terhadap masalah pengelolaan limbah yang dipengaruhi oleh kondisi di tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti. Dudi Prayudi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, menjelaskan bahwa pengurangan jumlah ritase sampah akan dilakukan dengan menekan volume sampah dari masing-masing wilayah yang berada dalam Satuan Wilayah Kerja (SWK). Data dari DLH menunjukkan ritase sampah harian untuk sejumlah SWK sebagai berikut:
  1. SWK Bojonagara: 35,88 ritase/hari.
  2. SWK Cibeunying: 51,89 ritase/hari.
  3. SWK Tegallega: 33,67 ritase/hari.
  4. SWK Karees: 36,41 ritase/hari.
  5. SWK Kordoba: 25,88 ritase/hari.
  6. SWK Ubermanik: 31,23 ritase/hari.
“Kami berupaya menerapkan pengurangan hingga 140 ritase per hari,” ungkapnya. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asep Gufron, menambahkan bahwa komitmen untuk pengurangan ritase sampah ini telah dilakukan melalui kesepakatan antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat. Dalam pelaksanaannya, aparat kewilayahan seperti Camat dan Lurah akan berperan aktif dalam penanganan sampah secara terpadu di 30 kecamatan. Rapat Optimalisasi Pengelolaan Sampah Mandiri di Kewilayahan memiliki beberapa tujuan, yaitu:
  1. Mendorong kewilayahan dalam pengelolaan sampah yang sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.
  2. Memaksimalkan program rumah magot.
  3. Menangkal penumpukan sampah di jalur utama dan kawasan pemukiman.
  4. Membangun komitmen pengelolaan sampah di level keluarga.
“Kita perlu mengawasi, coba dibentuk tim-tim pengawasan di titik-titik rawan adanya tumpukan sampah yang liar,” kata Asep. Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, menegaskan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam pengelolaan sampah. Meskipun saat ini fokus pada pengurangan ritase sampah, Koswara mendorong visi jangka panjang untuk menjadikan Bandung sebagai kota tanpa sampah. “Hal yang lebih penting adalah pergeseran paradigma dari membuang sampah menjadi pengelolaan sampah. Jadi, yang perlu kita pikirkan bukan hanya membuang sampah, tetapi juga mengelola sampah,” ujarnya. Koswara optimis bahwa Bandung dapat mencapai target tersebut dengan melihat keberhasilan pengelolaan sampah di beberapa daerah selama krisis sampah yang terjadi pada tahun 2023. “Pasti bisa. Sukses story nya sudah ada, dan 383 RW di Kota Bandung sudah bebas sampah,” tuturnya penuh harapan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.