Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Korlantas Polri Berencana Cabut Skema One Way Nasional Besok Siang

Desi Rossilawati
Jumat, 20 Maret 2026 | 07:00 WIB
Bagikan
Korlantas Polri Berencana Cabut Skema One Way Nasional Besok Siang

VISI.NEWS | JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengisyaratkan bahwa rekayasa lalu lintas one way nasional untuk arus mudik Lebaran 2026 akan segera berakhir. Kebijakan ini dijadwalkan akan dievaluasi pada Sabtu (21/3/2026) pagi sebelum diputuskan untuk dihentikan secara resmi.

Pencabutan sistem satu arah ini didasari oleh kondisi lalu lintas di jalan tol yang mulai menunjukkan tren penurunan volume kendaraan.

"Rencana penutupan one way nasional mudik itu akan kita evaluasi besok (Sabtu) pagi. Kalau memang bangkitan arus sudah tidak ada tanda-tanda, flow di tol itu masih lenggang, termasuk juga traffic counting-nya rendah, nanti akan kita cabut untuk dihentikan one way nasional mudik. Kemungkinan siang akan kita (cabut)," ujar Irjen Agus saat meninjau situasi di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Irjen Agus menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai penghentian one way tidak diambil sepihak. Pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.

"Besok akan kita evaluasi dan kami lakukan kolaborasi dengan stakeholder, baik Pak Menteri Perhubungan, Dirut Jasa Marga, termasuk kami akan melapor kepada Bapak Kapolri. Mungkin one way arus mudik akan kami cabut. Jamnya berapa nanti akan kami sampaikan," tambahnya.

Berdasarkan data Korlantas Polri, puncak arus mudik tahun ini terjadi pada 18 dan 19 Maret kemarin. Tercatat, volume kendaraan tertinggi mencapai angka kurang lebih 270.000 kendaraan dalam satu hari.

Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat sebesar 4,26 persen jika dibandingkan dengan periode puncak arus mudik pada tahun lalu.

Sebagai informasi, skema one way nasional resmi diberlakukan di Tol Trans Jawa sejak Rabu (18/3/2026) mulai pukul 13.30 WIB. Rekayasa ini membentang sepanjang jalur mudik utama, mulai dari Km 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga Km 414 Tol Kalikangkung.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.