Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Korban Tewas Longsor Pekalongan Bertambah Jadi 17 Orang

Desi Rossilawati
Selasa, 21 Januari 2025 | 15:30 WIB
Bagikan
Korban Tewas Longsor Pekalongan Bertambah Jadi 17 Orang
VISI.NEWS | PEKALONGAN - Jumlah korban meninggal dunia akibat longsor di Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (21/1/2025) siang, bertambah menjadi 17 orang. "Ya, informasi terakhir ada 17 korban yang sudah ditemukan tertimbun longsor," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar di Pekalongan. Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, mengonfirmasi bahwa tim pencari yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, dan sukarelawan, terus melakukan upaya pencarian korban yang diperkirakan masih tertimbun tanah longsor. Meskipun hujan deras masih mengguyur wilayah tersebut, keselamatan tim pencari menjadi prioritas utama. "Saya minta tim relawan tetap menjaga keselamatan dalam pencarian pada korban longsor. Kami juga mengirimkan dua alat berat ke lokasi bencana itu," ungkapnya. Selain di Petungkriono, hujan deras juga menyebabkan bencana longsor di Kecamatan Kandangserang. Yulian menyebutkan bahwa akses menuju wilayah bencana di Kandangserang terputus karena jembatan di Doro runtuh. Tim sukarelawan masih terus mencari korban di Kandangserang, yang diharapkan jumlahnya belum final. "Jadi, dampaknya tidak terjadi hanya di Petungkriono. Akan tetapi di Kecamatan Kandangserang juga terjadi bencana, bahkan untuk menuju ke wilayah bencana kami harus memutar melalui daerah tetangga, karena jembatan di Doro yang menghubungkan akses ke Kandangserang terputus," katanya. Sejauh ini, tujuh orang dilaporkan selamat meskipun mengalami luka-luka. Sementara itu, dua alat berat telah dikirim untuk membantu proses pencarian. "Ada korban yang sudah ditemukan 17 orang dan tujuh lainnya selamat dan mengalami luka-luka," katanya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.