Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Korban Tewas Kecelakaan Elf di Majalengka Jadi 7 Orang

Desi Rossilawati
Jumat, 27 Maret 2026 | 15:00 WIB
Bagikan
Korban Tewas Kecelakaan Elf di Majalengka Jadi 7 Orang

Kronologi kejadian berawal saat mobil bernomor polisi Z 7012 CN yang membawa rombongan keluarga asal Karawang yang sedang perjalanan pulang setelah berziarah dan silaturahmi di Ciamis, dilanjut berlibur di kawasan Pangandaran.

Saat melintasi jalanan yang menurun dan menikung tajam di Blok Maniis Tonggoh, pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk dan kelelahan.

Selain faktor manusia, kecelakaan disebabkan oleh jarak pandang yang terbatas, yakni hanya sekitar 5 meter, mengingat tebalnya kabut di lokasi kejadian.

Selain itu, pemicu kecelakaan lainnya turut disebabkan oleh kondisi aspal jalan yang basah dan licin karena sedang turun hujan.

Imbasnya, kendaraan elf tersebut oleng ke sebelah kanan hingga masuk ke dalam parit dan terguling di pinggir jalan.

“Posisi akhir, mobil elf itu terguling dengan posisi roda berada di atas,” kata Pandu.

Mobil elf yang mengalami kecelakaan tersebut memuat total 21 penumpang, termasuk bayi.

Tiga di antaranya meninggal dunia di tempat, yakni pengemudi kendaraan bernama Hasyim Adnan (47), warga Dusun Poris, Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.