Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Korban Serangan Rudal India di Pakistan Tembus 26 Orang

Desi Rossilawati
Rabu, 7 Mei 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Korban Serangan Rudal India di Pakistan Tembus 26 Orang
VISI.NEWS | KASHMIR - Jumlah korban tewas akibat serangan rudal India ke berbagai wilayah di Pakistan terus bertambah. Militer Pakistan menyebut hingga Rabu (7/5/2025), sedikitnya 26 warga sipil tewas, termasuk dua anak perempuan berusia tiga tahun. Juru bicara militer Pakistan, Mayor Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, dalam pernyataan resminya menyebut total 46 orang lainnya terluka dalam serangan yang diklaim India sebagai upaya pemberantasan militan. Namun, Islamabad bersikukuh bahwa semua korban adalah warga sipil tak bersenjata. "Hingga saat ini, sedikitnya 26 warga sipil tidak bersalah telah menjadi martir dalam serangan tersebut," kata Chaudhry, dikutip AFP. Serangan terjadi di enam lokasi terpisah, termasuk Bahawalpur, Muridke, Bagh, Muzaffarabad, dan Kotli. Kawasan Ahmedpur Timur, distrik Bahawalpur, menjadi titik paling terdampak dengan 13 korban jiwa, terdiri atas dua balita perempuan, tujuh wanita, dan empat pria. Sebanyak 37 orang juga dilaporkan terluka di daerah itu. Sementara itu, 13 korban tewas lainnya berasal dari wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan, wilayah yang kini kembali memanas setelah tragedi penembakan terhadap 26 turis di Pahalgam, India, bulan lalu. Pihak militer Pakistan juga menegaskan bahwa wilayah yang diserang telah lebih dulu diperlihatkan kepada media internasional untuk membuktikan bahwa daerah itu dihuni warga sipil, bukan milisi sebagaimana dituduhkan oleh India. Sebelum serangan terjadi, badan informasi militer Pakistan, ISPR, bahkan sempat menawarkan akses bagi jurnalis global ke lokasi-lokasi seperti Muridke dan Bahawalpur untuk membantah klaim New Delhi. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.