Korban Keracunan Menu MBG di Lembang Tembus 230 Orang, 10 Pasien Masih Dirawat
VISI.NEWS | LEMBANG - Jumlah korban keracunan akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, terus bertambah hingga mencapai 230 orang pada hari ketiga pascakejadian, Kamis (29/10/2025).
Jumlah itu merupakan akumulasi sejak hari pertama gejala keracunan dialami oleh beberapa siswa dari sekolah berbeda.
Sekretaris Desa Cibodas, Yuyu Wahyu, mengatakan, GOR desa masih difungsikan sebagai posko kesehatan pada hari ketiga ini dengan petugas gabungan yang berjaga karena jumlah korban masih dimungkinkan bertambah.
"Sampai hari ini jumlah korban mencapai 230 orang, tetapi jumlah itu masih dinamis. Kami masih standby di Posko Kesehatan, takutnya di H+3 ini masih ada anak-anak baik yang baru maupun yang kambuhan datang kembali," ungkap Yuyu dikutip dalam keterangannya, Kamis (29/10/2025).
Meski angkanya terus bertambah, Yuyu menyampaikan bahwa angka kesembuhan juga berangsur membaik dari hari ke hari.
Tercatat, hingga pagi ini tersisa 10 orang pasien yang dirawat di GOR Desa Cibodas setelah sempat mengeluh gejala keracunan.
"Saat ini yang dirawat masih ada 10 orang di posko dan 10 orang ini semuanya pasien baru, mereka baru datang tadi pagi," ucap Yuyu.
Yuyu menjelaskan, 10 pasien ini merupakan pasien baru yang datang ke Posko Kesehatan pada pagi hari ini.
Keluhan yang dirasakan pun hampir seragam, yaitu mual, pusing, dan gangguan pencernaan.
"Kondisi 10 orang ini mereka merasakan mual-mual, pusing, dan perut sakit," ujarnya.
Yuyu menyampaikan, petugas gabungan masih akan berjaga dan GOR Desa Cibodas masih akan difungsikan sebagai Posko Kesehatan mengingat tidak sedikit kasus yang kambuh dan kembali datang ke posko.
"Kebetulan masih ada yang sebelumnya sudah dirawat atau dirujuk ke RSUD, tapi balik lagi dirujuk ke sini. Karena setelah 1 hari, mereka terasa lagi sehingga kami terus memantau anak apabila ada yang masih terasa, kami imbau ke orangtuanya untuk jangan dibiarkan di rumah, tetapi dibawa ke posko ke sini untuk diobati oleh tim medis," tuturnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!