Korban Gempa Thailand Bertambah: Sembilan Tewas, Pencarian Masih Berlanjut
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 28 Maret 2025 | 22:02 WIB
VISI.NEWS | BANGKOK - Gempa bumi yang mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025) menyebabkan dampak besar di Thailand, khususnya di Bangkok. Wakil Gubernur Bangkok, Tavida Kamolvej, mengonfirmasi bahwa sembilan orang tewas akibat bencana ini. Delapan di antaranya meninggal akibat bangunan yang sedang dibangun runtuh, sementara satu korban lainnya ditemukan di lokasi berbeda.
Lebih dari 100 petugas penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mencari korban selamat. Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, mengunjungi lokasi bencana dan menegaskan perlunya pemeriksaan keamanan terhadap seluruh bangunan di Bangkok.
Sebagai langkah darurat, layanan transportasi metro dan kereta dihentikan sementara, menyebabkan banyak warga terpaksa berjalan kaki atau berlindung di mal serta gedung perkantoran. Pemerintah setempat juga membuka taman kota sepanjang malam untuk warga yang tidak bisa kembali ke rumah.
Gempa ini juga menyebabkan pemadaman listrik di beberapa wilayah, termasuk Chiang Mai.
Di Myanmar, jumlah korban jiwa telah mencapai 144 orang dan diperkirakan terus bertambah. Getaran gempa juga terasa di negara-negara sekitar, termasuk China, Kamboja, Bangladesh, dan India. Sejumlah negara seperti India, Prancis, dan Uni Eropa menawarkan bantuan, sementara WHO bersiap mengirimkan perlengkapan medis untuk menangani korban luka-luka. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!