Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Korban Gempa Myanmar Naik Jadi 1.700 Jiwa, Bantuan Terus Berdatangan

Desi Rossilawati
Senin, 31 Maret 2025 | 23:00 WIB
Bagikan
Korban Gempa Myanmar Naik Jadi 1.700 Jiwa, Bantuan Terus Berdatangan
VISI.NEWS | MYANMAR - Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Myanmar terus bertambah. "Gempa berkekuatan 7,7 skala richter, salah satu gempa terkuat di Myanmar dalam satu abad, mengguncang negara Asia Tenggara yang dilanda perang itu pada hari Jumat, menyebabkan sekitar 1.700 orang tewas, 3.400 orang terluka, dan lebih dari 300 orang hilang hingga hari Minggu," kata pemerintah militer Myanmar dikutip dari Reuters, Senin (31/3/2025). Jenderal Senior Min Aung Hlaing, pemimpin junta Myanmar, memperingatkan bahwa jumlah korban bisa terus meningkat, mengingat dampak gempa yang luas serta kondisi sulit yang dihadapi pemerintahannya. Sejumlah negara telah mengirimkan bantuan, termasuk India, Tiongkok, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Rusia. Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah menyoroti meningkatnya kebutuhan kemanusiaan, terutama dengan datangnya musim hujan yang dapat memperparah kondisi para penyintas. Bencana ini semakin memperburuk situasi di Myanmar yang telah dilanda perang saudara sejak kudeta militer 2021. Gempa juga menyebabkan kerusakan luas pada infrastruktur penting, seperti jembatan, jalan raya, bandara, dan jalur kereta api, yang menghambat distribusi bantuan. Di beberapa daerah dekat pusat gempa, warga mengaku minimnya bantuan pemerintah memaksa mereka bertahan sendiri. Min Aung Hlaing menekankan pentingnya pemulihan jalur transportasi untuk mempercepat upaya kemanusiaan. Gempa ini juga mengguncang Thailand, menyebabkan kerusakan serius, termasuk runtuhnya sebuah gedung pencakar langit di Bangkok yang sedang dibangun. Hingga kini, 18 orang dilaporkan tewas, sementara 76 lainnya masih terjebak di bawah reruntuhan. Tim penyelamat terus bekerja dengan menggunakan drone dan anjing pelacak untuk mencari korban selamat. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.