Koperasi Merah Putih Gelar Gerak Jalan Sehat, Dorong Koperasi Desa Lebih Mandiri dan Sejahtera
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Ratusan peserta meriahkan kegiatan Gerak Jalan Sehat yang digelar dalam rangka memperkuat semangat kebersamaan dan kesehatan di lingkungan Koperasi Merah Putih, Kota Bandung, Selasa (22/7/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 36 koperasi, dengan mayoritas peserta adalah perempuan, menunjukkan tingginya partisipasi kaum ibu dalam gerakan koperasi di Kota Bandung.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang edukasi mengenai tata kelola koperasi yang sehat dan profesional. Dalam sambutannya, Ketua Dekopinda Usep Sumarno, salah satu tokoh koperasi, menyampaikan bahwa koperasi harus mampu menjadi pilar kesejahteraan masyarakat desa, sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam menciptakan kehidupan desa yang mandiri dan sejahtera.
"Koperasi Merah Putih ini bukan hanya soal simpan pinjam. Tapi lebih jauh, bagaimana koperasi berperan mengelola hasil produksi pertanian, UKM, bahkan mendukung pemasaran kebutuhan petani," ujar Usep.
Ia menekankan pentingnya pemahaman yang benar terkait pengelolaan dana koperasi. Banyak pihak yang keliru menganggap dana yang dikucurkan pemerintah sebagai hibah, padahal sejatinya adalah pinjaman yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.
"Jangan sampai salah paham, dana Rp5 miliar dari bank pemerintah itu bukan hibah. Itu pinjaman yang harus dikembalikan. Jika disalahgunakan, bisa berdampak hukum bahkan pidana," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa kini pengawasan terhadap koperasi semakin ketat.
Kementerian Koperasi telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan KPK untuk memantau keuangan koperasi, khususnya yang tergabung dalam Koperasi Merah Putih.
Meski begitu, ia tetap optimistis bahwa dengan manajemen yang baik, koperasi akan menjadi kekuatan ekonomi rakyat. Terlebih, konsep koperasi Merah Putih kini juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi berbasis kebutuhan desa, seperti distribusi pupuk, gas, hingga apotek desa.
“Kalau di kota apotek sudah banyak, tapi di desa belum tentu. Di situlah koperasi bisa masuk dan memberi manfaat nyata,” ungkapnya. @ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!