KKHI Makkah Dibuka Lagi, Menag Apresiasi Kerja Sama dengan Pemerintah Arab Saudi

Desi Rossilawati
Selasa, 3 Juni 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
KKHI Makkah Dibuka Lagi, Menag Apresiasi Kerja Sama dengan Pemerintah Arab Saudi
VISI.NEWS | MAKKAH - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memastikan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Makkah telah kembali beroperasi. Hal ini dikonfirmasi Menag saat kunjungannya ke KKHI sekaligus menyapa sejumlah jemaah yang tengah menjalani perawatan, Selasa (3/6/2025). Menag menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas izin operasional KKHI yang diberikan setelah adanya negosiasi dan pendekatan intensif dengan Kementerian Kesehatan serta Kementerian Dalam Negeri Saudi. Menurut Nasaruddin, jemaah Indonesia merasa lebih nyaman mendapatkan layanan medis di KKHI karena adanya kemudahan komunikasi bahasa dan pendampingan khusus. "Misalnya cuci darah, tidak ada alatnya di KKHI dan harus dirujuk di RS Arab Saudi," jelas Menag. Dalam kunjungannya, Menag juga disertai Tim Pengawas (Timwas) DPR RI, yang turut memantau kondisi jemaah dan pelayanan medis. Ia menyapa langsung beberapa jemaah, termasuk Khoirul Umami dari Tulung Agung yang sedang dirawat akibat luka diabetes di kakinya. Menag memberikan dukungan dan doa untuk kesembuhan mereka. "Doa yang banyak ya Bu. Doa orang yang sakit itu diterima Allah Swt," ungkap Menag. Jemaah lain, Yahya asal Subang, yang terjatuh saat beribadah di Masjidil Haram, juga mendapat perhatian khusus dari Menag dan Timwas, yang turut mendoakan kesembuhannya. "Kami di sini bersama dengan Amirul Hajj didampingi Timwas Haji DPR RI pak Husni mengontrol secara seksama jemaah yang dirawat di KKHI," terang Menag. Menag juga melakukan pengecekan sarana, prasarana, dan obat-obatan yang akan digunakan dalam pelaksanaan ibadah di kemah Arafah dan Mina. Ia optimistis pelaksanaan Armuzna tahun ini dapat berjalan dengan lebih baik. Sementara itu, Wakil Ketua Timwas DPR RI, M. Husni, menilai pelayanan haji tahun ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Jemaah lebih tertib dan fasilitas mulai dari konsumsi, akomodasi, hingga transportasi bus shalawat dapat berjalan dengan baik dan terorganisir. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.