Kisruh Musda Golkar di Bekasi, Rahmat Sulaeman, "Tidak Ada Perintah dari DPD Jabar untuk Musda Tandingan"
VISI.NEWS | BANDUNG - Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat Drs. H. Rahmat Sulaeman mengatakan bahwa dalam melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda), tim yang ditunjuk menjalankan tugas sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.
"Jadi tidak benar DPD Partai Golkar Jawa Barat memerintahkan dua Musda di Kota Bekasi," tandasnya ketika diminta tanggapannya oleh VISI.NEWS, Minggu (31/10/2021), soal kisruh Musda V Partai Golkar Kota Bekasi yang dilaksanakan pada Jumat (29/10/2021) lalu.
Baca juga Kronologis Penetapan Musda V DPD Golkar Kota BekasiKisruh Musda di Kota Bekasi terjadi karena adanya dua kali Musda yang berlangsung di Graha Bintang Jaya dan Hotel Horison. Di Graha Bintang Mustika Jaya secara aklamasi memenangkan Ade Puspita, sementara di Hotel Horison mengklaim Nofel sebagai ketuanya.
Dijelaskan oleh Rahmat, pelaksanaan Musda itu berdasarkan AD/ART partai oleh tim yang ditunjuk DPD Partai Golkar Jawa Barat yang tertuang dalam surat Keputusan (SK). DPD Golkar Jawa Barat hanya menugaskan kepada tim yang sudah tertuang dalam SK, melaksanakan Musda sesuai dengan tugasnya yaitu pada Jumat, 29 Oktober 2021 di Graha Bintang Mustika Jaya. "Tidak ada Musda lagi selain itu," katanya.
Rahmat menambahkan tidak bisa dan tidak benar berita kalau sekertaris DPD Golkar Jawa Barat (Ade Ginanjar) memerintahkan ke panitia atau tim yang sudah di SK kan oleh DPD Partai Golkar Jawa Barat ditugaskan untuk melaksanakan Musda di Hotel Horison Bekasi."Karena saya sebagai utusan panitia dari DPD Jawa Barat tidak pernah diperintahkan seperti itu," kata Rahmat.
Jadi, jelasnya, semua itu ada surat yang dikeluarkan Plt atas seizin DPD Jawa Barat. "Nah oleh Plt disusunlah kepanitiaan, terjadi perumusan dan sudah ditetapkan, tempatnya di Gedung Graha Bintang. Jadilah undangan. Jadi Plt setelah membentuk kepanitiaan, tidak ada lagi panitia lain yang melaksanakan Musda di luar tempat itu. Yang di Horizon itu tidak ada panitianya, ya tidak absah. Karena panitianya siapa, yang meng-SK-kan siapa?," ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!