Kios Pedagang di Istana Gebang Blitar Terbakar, Kerugian Capai Rp15 Juta
Sebuah kios pedagang di kawasan wisata Istana Gebang, Kota Blitar, terbakar, Rabu (19/8/2026)./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Sebuah kios pedagang di kawasan wisata Istana Gebang, Kota Blitar, terbakar, Rabu (19/8/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu kompor yang lupa dimatikan oleh pemilik kios.
Sejumlah barang dagangan dan perlengkapan milik pedagang tampak hangus terbakar. Pedagang di sekitar lokasi juga terlihat membersihkan barang-barang yang terdampak kebakaran.
Salah seorang pedagang di kawasan Istana Gebang, Agus alias Gogok, mengatakan api pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ia sedang berada di sekitar lokasi dan mencium bau benda terbakar.
"Tadi pas ngopi di sini, tiba - tiba ada api bau terbakar. Terus langsung cek, sudah terbakar itu kiosnya. Itu sekitar pukul 10.00 WIB lebih," kata Agus dalam keterangannya dikutip, Rabu (19/8/2026).
Agus menyebut kios yang terbakar merupakan milik Wasiati. Kios tersebut berada di sisi selatan deretan kios pedagang di kawasan Istana Gebang.
Menurutnya, kebakaran diduga bermula dari kompor yang masih menyala ketika pemilik kios meninggalkan lokasi untuk menghadiri kegiatan di Kantor Satpol PP Kota Blitar.
"Pemiliknya tadi sempat pergi menghadiri kegiatan di Kantor Satpol PP Kota Blitar. Kemungkinan kompor yang di dalam itu tidak dimatikan. Jadi posisinya (kios) tertutup," jelasnya.
Api kemudian cepat menyebar di bagian dalam kios. Pedagang dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memadamkan api menggunakan dua unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
"Terus tadi memanggil Damkar dan Polsek. Kemudian langsung dipadamkan," tambah Agus.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar, Bayu Wijayanto, membenarkan adanya kebakaran tersebut. Petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kobaran api hingga proses pembasahan selesai.
"Langsung dilakukan pemadaman dengan 2 unit Damkar, sampai dengan pembasahan. Penyebab kebakaran diduga karena pemilik kios memasak mie dan lupa mematikan kompor. Kalau kerugiannya ditaksir hingga Rp 15 juta," tandasnya.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!