"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026

KILAS BALIK PIALA DUNIA | Pembuktian Messi yang Diragukan Mampu Jadi Kapten Tim

ED
Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:40 WIB
Bagikan
KILAS BALIK PIALA DUNIA | Pembuktian Messi yang Diragukan Mampu Jadi Kapten Tim

VISI.NEWS - Status Lionel Messi sebagai salah satu pemain yang benar-benar hebat tidak perlu diragukan. Apa yang dipertanyakan, terutama di tim nasional Argentina, adalah apakah dia juga seorang kapten yang hebat?

Diego Maradona mengatakan bahwa Messi "tidak memiliki kepribadian untuk menjadi seorang pemimpin", dan dia tidak sendirian dalam membuat pernyataan ini. Namun jauh sebelum dia memimpin La Albiceleste meraih kemenangan di Copa America, superstar yang pendiam ini memberikan – baik dalam kata-kata maupun tindakan – contoh kepemimpinan yang sempurna di Rusia 2018.

Argentina, pada saat itu, dalam masalah besar. Setelah bekerja keras untuk bermain imbang 1-1 dengan Islandia di pertandingan pembukaan mereka dan kalah 0-3 dari Kroasia di pertandingan kedua mereka, Messi dan rekan satu timnya tahu bahwa hanya kemenangan atas Nigeria yang akan menopang ambisi Piala Dunia FIFA mereka.

Kapten Albiceleste, yang gagal mengeksekusi penalti melawan Islandia, memulai dengan memimpin dengan cara yang paling nyaman baginya: dengan memberi contoh.

Pembukanya di menit ke-14 adalah gol yang sangat indah, terdiri dari lari yang cerdas dan tiga sentuhan, masing-masing lebih indah dari yang terakhir.

Tapi kemudian, dengan keunggulan mereka tipis dan taruhannya tinggi, muncullah alamat kapten yang menggetarkan dan tidak dikenal di terowongan pada babak pertama.

“Messi mendatangi kami dan meminta kami untuk tenang dan tidak stres,” ungkap Marcos Rojo, yang akhirnya menjadi pemenang pertandingan.

“Kami merasa gugup dan pesan itu sangat membantu kami. Itu memberi saya secara pribadi dorongan kepercayaan diri yang besar. ”

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.