KHUTBAH JUMAT | Sabar Saat Terjadi Musibah Banjir
Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah
Kesabaran merupakan karakter yang mulia dalam ajaran Islam, sehingga manusia diciptakan oleh Allah swt dengan hidup yang penuh dengan ujian agar dapat mencapai tingkatan kemuliaan dengan kesabaran. Oleh karena itu, Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya’ ‘Ulumiddin menjelaskan bahwa sifat sabar adalah salah satu pembeda manusia dengan makhluk ciptaan Allah yang lainnya.
Malaikat dengan kesempurnaannya tidak memiliki kesabaran, sedangkan binatang dengan keterbatasannya juga tidak memiliki kesabaran.
فَإِنَّ الصَبْرَ خَاصِّيَةُ الإِنْسِ وَلَا يَتَصَوَّرُ ذَلِكَ فِي البَهَائِمِ وَالمَلَائِكَةِ. أَمَّا فِي البَهَائِمِ فَلِنُقْصَانِهَا. وَأَمَّا فِي المَلَائِكَةِ فَلِكَمَالِهَا
Artinya: "Sesungguhnya kesabaran termasuk keistimewaan manusia yang tidak dapat ditemukan dalam diri binatang dan malaikat. Binatang tidak memiliki kesabaran karena keterbatasannya, sedangkan malaikat tidak memiliki kesabaran karena kesempurnaannya."
Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah
Manusia memang memiliki kelemahan dalam mengendalikan diri dan emosi, sehingga sering kali lupa akan keutamaan sabar ketika ditimpa musibah, apa lagi jika musibah yang datang kepadanya tergolong berat.
Tidak heran kalau ada ungkapan “Sabar juga ada batasnya” yang diucapkan sebagian orang Indonesia. Jika kita memahami ajaran agama Islam secara mendalam, maka kita akan mengetahui sebuah konsep yang menarik dalam hal kesabaran:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!