KHUTBAH JUMAT | Raih Kemuliaan Ramadhan
وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ، يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ، إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
"Janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. Pada hari ketika tidak berguna lagi harta dan anak-anak, kecuali orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih."
Hati yang bersih akan melahirkan amal ibadah yang baik, penuh keikhlasan, dan jauh dari niat yang tercampur dengan duniawi. Sebaliknya, hati yang kotor akan menjadikan ibadah Ramadhan sekadar rutinitas tanpa makna, tanpa kekhusyukan, dan tanpa dampak spiritual yang mendalam.
Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Mafatihul Ghaib mengatakan:
أَنَّ الْقَلْبَ مُؤَثِّرٌ وَاللِّسَانَ وَالْجَوَارِحَ تَبَعٌ فَلَوْ كَانَ الْقَلْبُ سَلِيمًا لَكَانَا سَلِيمَيْنِ لَا مَحَالَةَ
"Sesungguhnya hati adalah sesuatu yang mempengaruhi, sedangkan lisan dan anggota badan hanya mengikuti pengaruh hati. Jika hati bersih, maka lisan dan anggota badan juga akan bersih."
Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah,
Mari kita manfaatkan Ramadhan sebagai momentum untuk membersihkan hati. Dengan hati yang bersih, kita akan lebih mudah mencapai tujuan ibadah Ramadhan, yaitu ketakwaan kepada Allah SWT.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!