KHUTBAH JUMAT | Menyikapi Hasil Pemilu

ED
Jumat, 16 Februari 2024 | 04:33 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Menyikapi Hasil Pemilu

Rabu, 14 Februari 2024 adalah hari penting bagi kita untuk menentukan takdir negeri kita selama minimal lima tahun ke depan. Momen ini di samping menjadi hajatan negara yang sangat penting untuk menentukan para pemimpin di negeri ini juga tentunya menjadi momen berharga untuk mengevaluasi dan meningkatkan terus keimanan dan ketakwaan kita. Ini karena iman dan takwa adalah modal dasar, bekal terbaik, dan jalan hidup dan jalan berpikir yang harus selalu kita bawa dalam hal apapun.

Tidur saja, kita harus membawa iman. Buang air kecil dan besar pun kita harus membawa iman dan takwa. Apalagi dalam bernegara, memilih pemimpin utama negeri tercinta, iman dan takwa tentu harus menjadi bekal utama kita. Siapapun pilihan kita, landasan iman dan takwa adalah mutlak harus diperlukan supaya usaha kita menjadi usaha yang ikhlas dan kita pun dapat ridha dengan apapun hasil pemilu kita ini. Dengan demikian pun Allah akan ridha terhadap kita, terhadap pemimpin kita, dan terhadap negeri kita. Itulah kunci awal keberkahan suatu negeri.

Maasyiral muslimin rakhimakumullah,

Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat al-Hadid, ayat 22-23:

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي أَنفُسِكُمْ إِلاَّ فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِير

Artinya: “Setiap musibah yang menimpa di bumi dan yang menimpa dalam dirimu sendiri, semuanya telah tertulis di dalam kitab (Lauhul Mahfuz) sebelum kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.”

Musibah adalah segala sesuatu yang menimpa, baik ataupun buruk. Apapun yang terjadi di muka bumi ini maupun pada diri kita sendiri adalah tidak lepas dari suratan takdir Allah. Pemilu kita ini pun demikian. Allah telah memiliki suratan takdir untuk kita. Allah menguji kita apakah kita ikhlas dalam menjalani takdir kita.

Apakah kita ridha dalam menerima hasil usaha kita dalam menjalani takdir itu. Bagi Allah, memenangkan siapapun adalah hal yang sangat mudah. Kita boleh saja telah secara tulus dan ikhlas memperjuangkan kemenangan calon pemimpin kita. Tapi kita juga harus ridha terhadap hasilnya. Jangan sampai kita justru terkena musibah buruk karena tidak ridha pada ketetapan Allah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.