KHUTBAH JUMAT | Memelihara Pandangan

ED
Jumat, 23 September 2022 | 06:58 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Memelihara Pandangan

Inilah kenyataan yang kita lihat di zaman sekarang ini. Betapa banyak pandangan digunakan untuk tidak bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan pandangan digunakan untuk bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Seseorang bisa mensyukuri nikmat pandangan dengan melihat hal-hal yang bisa menambah keimanannya. Dengan melihat keindahan alam. Kemudian merenungkan agungnya ciptaan Allah. hal itu akan menambah keimanannya.

ﺇِﻥَّ ﻓِﻰ ﺧَﻠْﻖِ ﭐﻟﺴَّﻤَٰﻮَٰﺕِ ﻭَﭐﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَﭐﺧْﺘِﻠَٰﻒِ ﭐﻟَّﻴْﻞِ ﻭَﭐﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ ﻝَﺀَﺍﻳَٰﺖٍ ﻟِّﺄُﻭ۟ﻟِﻰ ﭐﻟْﺄَﻟْﺒَٰﺐِ * ﭐﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺬْﻛُﺮُﻭﻥَ ﭐﻟﻠَّﻪَ ﻗِﻴَٰﻤًﺎ ﻭَﻗُﻌُﻮﺩًﺍ ﻭَﻋَﻠَﻰٰ ﺟُﻨُﻮﺑِﻬِﻢْ ﻭَﻳَﺘَﻔَﻜَّﺮُﻭﻥَ ﻓِﻰ ﺧَﻠْﻖِ ﭐﻟﺴَّﻤَٰﻮَٰﺕِ ﻭَﭐﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﺖَ ﻫَٰﺬَﺍ ﺑَٰﻄِﻠًﺎ ﺳُﺒْﺤَٰﻨَﻚَ ﻓَﻘِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﭐﻟﻨَّﺎﺭِ

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Quran Ali Imran: 190-191).

Pandangan mereka, mereka gunakan untuk merenungkan keagungan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam ayat lainnya, Allah juga berfirman,

ﺃَﻓَﻠَﺎ ﻳَﻨﻈُﺮُﻭﻥَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺈِﺑِﻞِ ﻛَﻴْﻒَ ﺧُﻠِﻘَﺖْ ‏( 17 ‏) ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻛَﻴْﻒَ ﺭُﻓِﻌَﺖْ ‏( 18 ‏) ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠِﺒَﺎﻝِ ﻛَﻴْﻒَ ﻧُﺼِﺒَﺖْ ‏( 19 ‏) ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻛَﻴْﻒَ ﺳُﻄِﺤَﺖْ ‏( 20 )

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan. Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?" (Quran Al-Ghasyiah: 17-20).

Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk melihat dan merenungkan tentang ciptaan-Nya, agar kita sadar bahwa semua itu ada yang menciptakan. Pencipta yang Maha Esa, yang tidak boleh disekutukan. Hanya Dia yang berhak untuk disembah. Dialah Allah Azza wa Jalla.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.