KHUTBAH JUMAT | Madrasah Ramadhan
Maknanya: “Dia meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku” (H.R. Muslim)
Puasa juga mengajarkan kepada kita tawakal kepada Allah. Seseorang yang memanjakan dirinya, mungkin saja ia tidak berpuasa karena merasa tidak kuat. Tapi hal itu tidak ia lakukan. Ia makan sahur secukupnya lalu berpuasa dan bertawakal kepada Allah. Ia yakin bahwa Allah akan menjadikannya kuat menjalankan ibadah puasa. Dan masih banyak lagi pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari madrasah Ramadan.
Ibarat madrasah, Ramadan juga memiliki ujian. Ujiannya adalah perjuangan melawan hawa nafsu dan perjuangan melawan godaan setan agar kita tidak melakukan perbuatan dosa, maksiat dan segala hal yang dapat membatalkan puasa atau membatalkan pahala puasa.
Sedangkan tujuan pendidikan dari madrasah Ramadan adalah menjadikan kita sebagai pribadi-pribadi yang bertakwa, menjalankan seluruh kewajiban, meninggalkan semua perkara haram dan mendahulukan kepentingan akhirat daripada kepentingan duniawi.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Demikian khutbah yang singkat ini. Mudah-mudahan bermanfaat dan membawa barakah bagi kita semua. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah II
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!