KHUTBAH JUMAT | Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi./visi.news/ist.
Jika maksiat terus dilakukan tanpa disertai taubat, noda itu akan semakin banyak hingga hati menjadi keras dan sulit menerima kebenaran. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al-Muthaffifin ayat 14:
كَلَّا بَلْࣝ رَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
Artinya: “Sekali-kali tidak! Bahkan, apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka”.
Dalam Tafsir Marah Labid, Juz 2 halaman 612, Syekh Nawawi Banten menjelaskan bahwa kekufuran dan kemaksiatan dapat menutupi hati seseorang. Beliau juga menjelaskan makna hadis Nabi Saw. bahwa setiap kali seorang hamba melakukan dosa, akan muncul titik hitam di dalam hatinya. Jika dosa terus dilakukan, titik-titik hitam tersebut semakin banyak hingga menutupi hati.
Syekh Nawawi berkata:
أَيْ لَيْسَ الْأَمْرُ كَمَا يَقُوْلُهُ الْكَافِرُ مِنْ أَنَّ ذَلِكَ أَسَاطِيْرُ الْأَوَّلِيْنَ، بَلْ غَطَّى عَلَى قُلُوْبِهِمْ أَفْعَالُهُمْ الْمَاضِيَةُ مِنَ الْكُفْرِ وَالْمَعَاصِي قَالَ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ الْعَبْدَ كُلَّمَا أَذْنَبَ ذَنْبًا حَصَلَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ حَتَّى يُسَوِّدَ قَلْبَهُ
Artinya: “Tidaklah tuduhan orang kafir itu benar mengatakan bahwa Al-Qur’an merupakan dongeng orang-orang terdahulu. Akan tetapi kekufuran dan kemaksiatan telah menutupi hati mereka. Sebagaimana sabda Nabi menjelaskan bahwa saat seseorang melakukan dosa maka di hatinya akan terdapat titik hitam hingga membuat hatinya hitam”. shamela.ws/book/22769/1271
Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah swt,
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!