KHUTBAH JUMAT | Doa Nabi untuk Jemaah Haji
اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌۚ فَمَنْ فَرَضَ فِيْهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوْقَ وَلَا جِدَالَ فِى الْحَجِّۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ يَّعْلَمْهُ اللّٰهُۗ وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزّادِ التَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوْنِ يٰٓاُولِى الْاَلْبَابِ
Artinya: “(Musim) haji itu (berlangsung pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Siapa yang mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, janganlah berbuat rafaṡ, berbuat maksiat, dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala kebaikan yang kamu kerjakan (pasti) Allah mengetahuinya. Berbekallah karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat.”
Dalam kitab tafsir Marah Labid karya Syekh Nawawi Al-Bantani juz I, halaman 47, dijelaskan makna takwa sebagai sebaik-baiknya bekal haji. Makna pertama adalah melakukan kewajiban dan meninggalkan larangan. Sebab dengan upaya ini seseorang telah membawa bekal terbaik.
Makna selanjutnya adalah sesuatu yang digunakan sebagai bekal untuk pelaksanaan ibadah haji agar tidak meminta-minta kepada orang lain selama pelaksanaan haji.
Ma’asyiral muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,
Terkait dengan bekal ini, dalam hadits riwayat Imam At-Tirmidzi juga disebutkan bahwa takwa menjadi salah satu dari tiga doa dan bekal yang diberikan oleh Rasulullah kepada sahabat yang akan menunaikan ibadah haji.
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ ٱللَّهُ عَنْهُ قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ٱلنَّبِيِّ صَلَّى ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ ٱللَّهِ، إِنِّي أُرِيدُ سَفَرًا فَزَوِّدْنِي، فَقَالَ: زَوَّدَكَ ٱللَّهُ ٱلتَّقْوَى، قَالَ: زِدْنِي، قَالَ: وَغَفَرَ ذَنبَكَ، قَالَ: زِدْنِي، قَالَ: وَيَسَّرَ لَكَ ٱلْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنتَ
Artinya: “Dari sahabat Anas ra, ia bercerita: 'Suatu hari seorang sahabat datang kepada Nabi Muhammad saw. Ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku hendak bepergian. Berilah aku bekal.’ ‘Semoga Allah membekalimu dengan ketakwaan,’ kata Rasul. ‘Tambahkan lagi,’ katanya. ‘Semoga Allah mengampuni dosamu,’ jawab Rasul. ‘Tambahkan lagi wahai Rasul.’ ‘Semoga memudahkanmu pada kebaikan di mana pun kamu berada,’ jawab Rasul.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!