KHUTBAH JUMAT | Bagaimana Cara Membersihkan Hati?
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ، وَبِفَضْلِهِ تَتَنَزَّلُ الْخَيْرَاتُ وَالْبَرَكَاتُ، وَبِتَوْفِيْقِهِ تَتَحَقَّقُ الْمَقَاصِدُ وَالْغَايَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ نِ الَّذِيْ أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَيْنَا شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا وَدَاعِيًا إِلَى اللَّهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيرًا وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ المُجَاهِدِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا آيُّهَا الحَاضِرُوْنَ الكِرَامُ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ، وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى. فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم: وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ (٨٧) يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ (٨٨) إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ (٨٩)
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Pada kesempatan khutbah yang mudah-mudahan penuh keberkahan ini, khatib ingin menyampaikan wasiat takwa sebagaimana pesan baginda Nabi Muhammad saw dalam riwayat Imam At-Thabarani: “Bertakwalah kepada Allah semampu Anda. Berzikirlah kepada Allah di manapun Anda berada, saat keadaan teduh dan terik. Saat Anda melakukan keburukan, segeralah bertobat kepada Allah.”
Dalam hadis ini, Nabi berpesan agar kita selalu menjaga diri kita dari melakukan perbuatan dosa dengan cara meningkatkan takwa, berzikir kepada Allah, dan memperbanyak istighfar. Terlebih lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Upaya untuk terus membersihkan hati sangat diperlukan agar menyambut Ramadhan dalam keadaan hati yang bersih.
Hadirin sidang Jumat yang berbahagia
Cerminan diri kita dapat terlihat dari hati. Hati merupakan pemimpin bagi anggota tubuh yang lain. Saat hati kita bersih dan suci, anggota tubuh lain pun akan mengikuti sang pemimpin itu. Rasulullah saw pernah mengingatkan kepada kita mengenai hal ini. Beliau bersabda:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!