Ketua PBNU Yahya: Santri Penjaga Peradaban Mulia
Ia menambahkan, tujuan utama dari gerakan ini adalah mewujudkan peradaban mulia. Sebuah peradaban yang tak hanya mengedepankan teknologi dan ekonomi, tetapi menjunjung tinggi martabat manusia, keilmuan, dan nilai kasih sayang terhadap seluruh makhluk.
"Peradaban mulia hanya tumbuh dari bangsa yang bersatu, rakyat yang berakhlak, dan pemimpin yang berjiwa pengabdian. Santri adalah pelita dalam gelap, penuntun menuju kemuliaan," kata Yahya, menekankan peran strategis pesantren dan santri dalam pembentukan karakter bangsa.
KH Yahya juga mengingatkan bahwa kemerdekaan adalah amanah besar, dan peradaban adalah cita-cita panjang. Ia menyerukan kepada seluruh santri agar merawat amanah tersebut dengan ilmu dan akhlak, serta membangun cita-cita bangsa melalui kerja nyata dan persaudaraan sejati.
"Dengan semangat Resolusi Jihad, akhlak para kiai, dan cinta tanah air yang tulus, mari lanjutkan jihad kebangsaan. Menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan berperadaban mulia," tutupnya di hadapan ribuan peserta apel.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!