Ketua Kwarcab Kabupaten Bandung Apresiasi Diklat Pitaran Pelatih Pembina Pramuka 2024

ED
Senin, 3 Juni 2024 | 13:49 WIB
Bagikan
Ketua Kwarcab Kabupaten Bandung Apresiasi Diklat Pitaran Pelatih Pembina Pramuka 2024

VISI.NEWS | SOREANG - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung yang telah menggagas Diklat Pitaran Pelatih Pembina Pramuka Kabupaten Bandung tahun 2024.

"Saya memandang kegiatan ini sebagai kolaborasi yang baik antar mitra dalam upaya meningkatkan pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berdaya saing dan mampu berkontribusi untuk pembangunan di Kabupaten Bandung yang berkelanjutan," ujar Emma Dety pada acara Diklat di Hotel Grand Sunshine Soreang, Senin (3/6/2024).

Emma Dety menekankan bahwa proses pendidikan kepramukaan tidak bisa lepas dari peran pelatih pembina Pramuka. "Salah satu fungsi dari pelatih adalah menyiapkan pembina Pramuka yang andal dan cakap. Hal ini untuk mendukung proses pembinaan di Gugus Depan agar sesuai dengan ketentuan yang ada," jelasnya.

Bunda Bedas, sapaan akrab Emma Dety, menyebutkan banyak hal yang perlu dilakukan oleh para pelatih pembina Pramuka untuk terus meningkatkan kualitas diri. "Ini akan berpengaruh pada kualitas anggota Pramuka yang dilatih, yaitu para pembina Pramuka," katanya.

Emma Dety berharap melalui Pitaran Pelatih ini, para pelatih dapat menambah khasanah keilmuan mengenai metode-metode pembinaan terkini dan sesuai dengan kebutuhan zaman, serta memperoleh wawasan dan keterampilan yang semakin mumpuni guna mendukung tugas mulia meningkatkan peran Pramuka dalam mewujudkan SDM berkualitas untuk mendukung pembangunan Kabupaten Bandung Bedas.

Emma Dety juga mengungkapkan bahwa sektor pendidikan dan pembinaan generasi muda merupakan isu strategis bangsa, termasuk di Kabupaten Bandung. "Sebagai upaya pembangunan sektor pendidikan, pemerintah daerah telah menetapkan tiga muatan lokal dalam kurikulum, yakni pendidikan Pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa dan budaya Sunda, serta mengaji dan menghafal Al-Qur'an," jelasnya.

Ia mengharapkan muatan lokal tersebut juga diterapkan dalam kurikulum kepelatihan di Pusdiklatcab (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Cabang), khususnya dalam pelaksanaan KMD (Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar) atau KML (Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan) di lingkungan Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.