Ketua Komisi X DPR RI Soroti 400 Siswa SMP di Buleleng Belum Bisa Membaca

Desi Rossilawati
Kamis, 10 April 2025 | 13:57 WIB
Bagikan
Ketua Komisi X DPR RI Soroti 400 Siswa SMP di Buleleng Belum Bisa Membaca
VISI.NEWS | JAKARTA - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan atas laporan Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng, Bali, yang mengungkapkan bahwa lebih dari 400 siswa tingkat SMP di wilayah tersebut belum bisa membaca dan mengeja. Ia menyebut situasi ini sebagai sinyal krisis yang harus segera ditangani oleh seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan. “Kita tidak bisa membiarkan satu anak pun kehilangan hak dasarnya untuk bisa membaca. Literasi adalah fondasi segala proses belajar, dan ketika 400 anak tidak bisa membaca di jenjang SMP, berarti ada mata rantai yang terputus dalam sistem pendidikan kita yang harus segera kita perbaiki,” ujar Hetifah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9/4/2025). Politisi Golkar itu mengingatkan bahwa kondisi serupa kemungkinan juga terjadi di daerah lain, hanya saja belum terungkap karena kurangnya asesmen literasi yang menyeluruh dan sistematis. Oleh karena itu, ia mendesak agar dilakukan pemutakhiran data literasi siswa secara nasional, termasuk di madrasah dan jalur pendidikan non-formal. Menurut Hetifah, dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih personal, termasuk diferensiasi metode mengajar serta intervensi sejak dini yang melibatkan guru, tenaga psikolog, dan pendamping belajar, khususnya jika ditemukan kasus seperti disleksia. Ia juga menyarankan agar regulasi mengenai kelulusan dan kenaikan kelas dikaji ulang, agar tidak menyembunyikan fakta kegagalan siswa dalam menguasai kompetensi dasar. Sebagai pimpinan Komisi X, Hetifah menegaskan dukungannya terhadap upaya percepatan literasi dan kolaborasi lintas sektor yang menjangkau langsung sekolah-sekolah dengan kebutuhan khusus. Ia berharap temuan di Buleleng dapat menjadi momentum pembenahan menyeluruh terhadap sistem pendidikan dasar di Indonesia. “Ini bukan hanya tentang Buleleng. Ini tentang wajah masa depan pendidikan Indonesia. Kita perlu bergerak cepat dan bersama. Komisi X DPR RI siap mendorong sinergi antarlembaga dan mengawalnya secara serius,” pungkasnya. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.