Kereta Super Cepat Vietnam ‘Salip’ Woosh, Hanoi–Ha Long Cuma 23 Menit!

ED
Senin, 13 April 2026 | 08:34 WIB
Bagikan
Kereta Super Cepat Vietnam ‘Salip’ Woosh, Hanoi–Ha Long Cuma 23 Menit!

Stasiun Terminal Ha Long di kawasan perkotaan Vinhomes Global Gate Ha Long (Quang Ninh). /visi.news/ist

VISI.NEWS | HANIO - Pemerintah Vietnam resmi memulai proyek ambisius kereta cepat lintas wilayah yang digadang-gadang menjadi “Woosh versi Vietnam”. Proyek jalur kereta cepat Hanoi–Quang Ninh ini ditargetkan rampung pada 2028, dengan kecepatan maksimum hingga 350 km/jam dan waktu tempuh yang dipangkas drastis menjadi hanya sekitar 23 menit.

Peluncuran proyek ini, dari keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Senin (13/4/2026), dilakukan oleh pemerintah Provinsi Quang Ninh bersama perusahaan raksasa Vingroup, serta pemerintah daerah Hanoi, Hai Phong, dan Bac Ninh. Proyek ini menjadi bagian dari agenda besar pembangunan infrastruktur nasional Vietnam sekaligus momentum politik pasca pemilu parlemen periode 2026–2031.

Acara peluncuran turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Vietnam, termasuk Perdana Menteri Le Minh Hung, serta tokoh-tokoh penting lainnya di jajaran pemerintahan pusat dan daerah. Kehadiran elite negara menunjukkan proyek ini bukan sekadar pembangunan transportasi, tetapi simbol percepatan transformasi ekonomi Vietnam.

Proyek kereta cepat ini dikembangkan oleh VinSpeed, anak usaha dari Vingroup, dengan total investasi lebih dari 147 triliun dong atau setara sekitar 5,6 miliar dolar AS. Angka tersebut belum termasuk biaya pembebasan lahan, yang diperkirakan juga akan sangat besar mengingat lintasan proyek melintasi empat wilayah utama.

Secara teknis, jalur ini memiliki panjang 120,2 kilometer dengan desain rel ganda berstandar internasional (1.435 mm) dan sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Kereta akan melaju hingga 350 km/jam di sebagian besar lintasan, meski di area Hanoi kecepatannya dibatasi hingga 120 km/jam.

Teknologi yang digunakan pun bukan main-main. Sistem persinyalan, komunikasi, dan peralatan kereta akan disuplai oleh Siemens Mobility dari Jerman, dengan rencana transfer teknologi kepada pihak Vietnam selama masa operasional. Ini menjadi langkah strategis untuk membangun kemandirian industri perkeretaapian nasional.

Jalur kereta ini akan dimulai dari Stasiun Co Loa di kawasan pusat pameran nasional Hanoi, dan berakhir di Stasiun Ha Long di kawasan wisata Quang Ninh. Sepanjang rute, akan dibangun tiga stasiun antara di Gia Binh, Ninh Xa, dan Yen Tu, serta satu depo utama di terminal akhir.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.