Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Keponakan Dianiaya Pamannya Pakai Kayu di Sukabumi

Desi Rossilawati
Senin, 2 Desember 2024 | 08:50 WIB
Bagikan
Keponakan Dianiaya Pamannya Pakai Kayu di Sukabumi

VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang remaja perempuan berinisial SA (19) di Sukabumi dianiaya pamannya WR (47) menggunakan sebilah kayu hingga mengalami luka pada kepalanya.

"Pelaku memukul korban diduga menggunakan alat sebilah kayu sehingga kepala korban mengalami luka yang mengakibatkan korban mengalami luka sobek pada bagian kepala samping kiri 4 jahitan," kata Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli Bahtiarudin.

Ruli menyatakan peristiwa itu terjadi di rumah korban di Kampung Pabuaran RT 05/01, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, pada hari Minggu sekitar pukul 13.00 WIB. Adapun korban dan pelaku tinggal serumah.

Dalam kasus ini penyebab terjadinya penganiayaan karena pelaku yang tidak terima dilarang korban untuk tidak mengotori rumah yang sedang dibersihkan oleh korban. Perbuatan pelaku ini membuatnya menjadi sasaran amuk warga.

"Dugaan sementara Pelaku menderita penyakit kejiwaan dan masih menjalani proses perawatan di RSUD R Syamsudin SH," ujar Ade.

Dalam kasus polisi telah melakukan cek TKP lalu membawa pelaku ke kantor Polsek. Selanjutnya pelaku dibawa ke rumah sakit oleh tokoh masyarakat setempat didampingi dengan kepala desa, babinsa juga bhabinkamtibmas. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.