Kepala Sekolah Takut dengan "Wartawan", Kadiskominfo : Kenapa Harus Risih Kalau Kita Bersih

ED
Senin, 13 Maret 2023 | 14:19 WIB
Bagikan
Kepala Sekolah Takut dengan "Wartawan", Kadiskominfo : Kenapa Harus Risih Kalau Kita Bersih

"Bagi kepala sekolah jangan ragu, kalau ada yang bertanya peruntukan dana BOS sampaikan saja, kalau sudah melanggar hukum laporkan saja, sampaikan saja ke Pak Kapolres kita kan negara hukum," tegas bupati.

Terkait dengan adanya oknum media yang mengejar para kepala sekolah, Bupati Bandung sudah mengintruksikan kepada para kepala sekolah untuk tidak takut. "Sudah bekerja saja. Bekerja keras dengan menggunakan fisik, bekerja cerdas dengan menggunakan otak, bekerja ikhlas dengan menggunakan hati. Pokoknya enggak usah takut. Bekerja saja," tuturnya.

"Ini gerakan yang bagus, mudah-mudahan indeks pendidikan di Kabupaten Bandung meningkat," katanya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, dalam seminar itu pihaknya mendapatkan banyak keluhan terkait adanya oknum wartawan yang memiliki tendensi lain diluar kegiatan jurnalistik. "Kami sampaikan dalam UU Keterbukaan Publik, badan publik memang harus memberikan informasi setiap kegiatan yang menggunakan APBN atau APBD, namun demikian ada hal yang dikembalikan rahasia pribadi, hak kekayaan intelektual dan yang dapat memperlambat proses penyidikan dan itu mereka harus tahu dan dilindungi undang-undang untuk tidak diinformsikan," ujarnya.

"Kalau ada oknum yang meminta uang dan mencari-cari kesalahan bisa langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian, itu masuk pada kategori pemerasan," tambah Kusworo.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Kab. Bandung, Yosep Nugraha medorong agar setiap sekolah sebagai badan publik mulai mengelola informasi secara terbuka sesuai amanat dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

“Mulai saat ini benahi pengeloaan informasi di masing-masing sekolah dan mulailah bentuk Pejabat Pengelelola Informasi Daerah (PPID) di setiap sekolah. Kenapa harus risih kalau kita bersih”, tegasnya.

Sementara itu, Ketua IJTI Korda Bandung Raya Rezitya Prasaja berharap, para peserta yang hadir dalam kegiatan ini paham terkait informasi publik dan dapat membedakan wartawan yang benar-benar menjalankan tugas jurnalistik dan oknum wartawan yang memberikan dampak negatif bagi profesi wartawan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.