Kepala Negara G20 Serukan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza dan Dukung Solusi Dua Negara
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 20 November 2024 | 20:05 WIB
VISI.NEWS | BRAZIL - Negara-negara anggota G20 mengungkapkan kekhawatiran mendalam terkait situasi di Jalur Gaza, Palestina, yang semakin memburuk akibat agresi militer Israel sejak Oktober 2023. Dalam pernyataan bersama yang disampaikan pada konferensi tingkat tinggi G20 di Brasil pada 17-18 November 2024.
"Sembari menyampaikan keprihatinan mendalam kami tentang situasi kemanusiaan yang mengerikan di Jalur Gaza dan eskalasi di Lebanon, kami menekankan kebutuhan mendesak untuk memperluas aliran bantuan kemanusiaan," demikian pernyataan bersama itu.
G20 mendesak perbaikan aliran bantuan kemanusiaan yang lebih luas, serta memperkuat perlindungan bagi warga sipil dan menghapuskan hambatan terhadap pengiriman bantuan tersebut.
Pernyataan tersebut juga menekankan pentingnya memberikan bantuan kemanusiaan yang cukup untuk Gaza, yang menurut lembaga bantuan memerlukan setidaknya 700 truk bantuan setiap hari. Kepala negara G20 turut menegaskan komitmen mereka terhadap hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendukung visi solusi dua negara, di mana Israel dan Palestina dapat hidup berdampingan dengan damai dalam perbatasan yang aman, sesuai dengan hukum internasional dan resolusi PBB.
"Kami menegaskan hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri," demikian pernyataan itu.
G20 juga menyuarakan dukungan terhadap gencatan senjata menyeluruh di Gaza, meskipun upaya sebelumnya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas sering kali gagal. Tuntutan Hamas agar pasukan Israel mundur dari wilayah Palestina bertentangan dengan kebijakan Israel yang ingin mengontrol jalur perbatasan Mesir-Gaza. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!