Kepala Dinas Kesehatan Bandung Yakin Teknologi Nyamuk Wolbachia Akan Sukses di Kiaracondong
ED
Editor
Shinta Dewi P
Rabu, 23 Oktober 2024 | 22:35 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Anhar Hadian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, merasa optimis bahwa penerapan teknologi nyamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi Wolbachia di Kecamatan Kiaracondong akan berhasil.
"Kami optimis, kegiatan ini bisa berhasil di Kiaracondong sebagaimana yang sudah berjalan di Ujungberung. Respons dari tokoh masyarakat terkait penerapan teknologi Wolbachia dan aparat kewilayahan sangat positif,” ucap Anhar, Rabu (23/10/2024).
Ia menyatakan bahwa program teknologi Wolbachia merupakan salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mengurangi angka kasus demam berdarah (DBD) yang masih tinggi di Kota Bandung. Dikatakan pula, Bandung menjadi salah satu kota di Indonesia yang dipilih untuk melaksanakan proyek percontohan teknologi Wolbachia.
“Tantangan yang kita hadapi adalah ketersediaan telur nyamuk Wolbachia. Namun dengan dukungan masyarakat dan koordinasi yang baik, kami yakin program ini bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Anhar mengungkapkan bahwa di Kiaracondong, akan diterapkan peran "Orang Tua Asuh", yaitu rumah-rumah yang akan berfungsi sebagai lokasi penyimpanan ember yang berisi telur nyamuk Wolbachia, sebagai bentuk keterlibatan aktif dari masyarakat.
Saat ini, Kota Bandung tercatat memiliki jumlah kasus DBD tertinggi di Jawa Barat, dengan total 7.148 kasus. Anhar optimis bahwa dengan adanya program Wolbachia, angka kasus DBD dapat dikurangi, bahkan bisa mencapai nol di masa mendatang. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!