Kepala BNPB: Data Pengungsi Harus Akurat Sebagai Dasar Penanganan yang Tepat
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 13 Desember 2024 | 07:00 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan rapat koordinasi (rakor) tanggap darurat bencana dengan Porkompimda Kabupaten Sukabumi di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/12/2024).
Dilansir dari akun media sosial resmi Kabupaten Sukabumi, rakor evaluasi penanganan bencana ini dihadiri unsur perangkat daerah dan 39 kecamatan yang terdampak mengikuti secara virtual. Adapun Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menjadi moderator rakor.
Dalam rakor tersebut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, menjelaskan secara komprehensif langkah-langkah percepatan penanganan dampak bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Suharyanto menyatakan bencana di wilayah kabupaten sukabumi adalah bencana yang masif berdampak kepada 39 kecamatan dan 186 desa.
"Karena itu seluruh jajaran yang ada di Kabupaten Sukabumi harus menjaga kekompakan, bersatupadu dan langkah langkah penanganan yang semakin maju, terus layani dan beri kejelasan kepada masyarakat," jelasnya
Langkah-langkah strategis dalam penanganan dampak bencana juga ditekankan oleh Suharyanto antara lain memastikan sumber bencana sebagai antisipasi hal serupa dikemudian hari
"Kalau sudah diketahui indikasi indikasi sumber bencana segera intervensi,” tegasnya.
Selain itu, gunakan sarana prasarana yang memadai dan langkah langkah cepat dalam penanganan fungsi Jalur transportasi, normalisasi pastikan listrik, layanan penyediaan BBM serta antisipasi potensi bencana susulan.
"Kemudian langkah penting lainnya adalah penangangan masyarakat terdampak melalui penempatan tempat pengungsian yang semakin baik, makanya data pengungsi harus akurat sebagai dasar penanganan yang tepat,” tambahnya.
Kepala BNPB juga menegaskan langkah cepat rehabilitasi rekontruksi, percepatan pemulihan supaya masyarakat tidak terlalu lama di tempat pengungsian. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!