Kepala BGN Janji Usut Tuntas Kasus Keracunan MBG di Bandung dan Tasikmalaya
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 3 Mei 2025 | 16:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Insiden keracunan massal akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, kali ini menimpa pelajar di Tasikmalaya dan Bandung.
"Kami menegaskan akan mengusut secara tuntas penyebabnya dan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah terulangnya kejadian serupa," kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Sabtu (2/5/2025).
Salah satu kejadian terbaru terjadi di Yayasan Abu Bakar Ash-Shiddiq, Tasikmalaya, pada Kamis (1/5/2025). Dadan menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk terhadap standar distribusi dan pengolahan makanan.
Pihak yayasan mengklaim bahwa seluruh proses penanganan bahan pangan telah dilakukan sesuai prosedur, dan makanan dalam kondisi layak konsumsi sebelum dikirim ke siswa. Meski begitu, Dadan menyebut bahwa investigasi mendalam tetap diperlukan untuk mengidentifikasi titik rawan dalam rantai distribusi.
Insiden serupa juga terjadi di SMPN 35 Bandung, Kecamatan Coblong, Jawa Barat, di bawah pengawasan SPPG Bandung. Menanggapi hal itu, BGN langsung menurunkan tim investigasi dan mengambil sampel makanan serta bahan mentah untuk diuji laboratorium. Hasilnya diperkirakan keluar dalam 10 hari ke depan.
"Kami memastikan bahwa siswa yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan di fasilitas kesehatan setempat," ujar Dadan.
Ia juga meminta seluruh pihak untuk tetap tenang sembari menunggu hasil resmi dari tim investigasi, sambil menegaskan bahwa program MBG akan dievaluasi total demi menjamin keamanan konsumsi pelajar di seluruh Indonesia. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!