Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kenali Gejala Hipotermia dan Cara Menanganinya dengan Tepat

Desi Rossilawati
Selasa, 4 Maret 2025 | 01:20 WIB
Bagikan
Kenali Gejala Hipotermia dan Cara Menanganinya dengan Tepat
VISI.NEWS | BANDUNG - Hipotermia merupakan kondisi medis yang sangat serius dan berbahaya, terjadi ketika suhu tubuh turun drastis hingga di bawah 35°C. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat membahayakan nyawa. Oleh karena itu, penanganan cepat dan tepat sangat diperlukan untuk mencegah risiko yang lebih besar. Untuk mengatasi hipotermia, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera membawa korban ke tempat yang lebih hangat. Jika pemindahan tidak memungkinkan, pastikan korban terlindungi dari angin dan suhu dingin, terutama di area kepala dan leher, guna mengurangi kehilangan panas lebih lanjut. Setelah itu, periksa kondisi korban dengan hati-hati dan hindari gerakan yang kasar karena dapat memicu serangan jantung. Jika pakaian korban dalam keadaan basah, segera lepaskan dengan lembut dan gantikan dengan pakaian kering atau selimut yang hangat. Pemberian kehangatan harus dilakukan secara bertahap. Gunakan selimut atau kompres hangat yang dibungkus kain, terutama di area tubuh inti seperti dada, leher, dan selangkangan. Hindari penggunaan sumber panas langsung, seperti botol air panas atau bantal pemanas, karena dapat menyebabkan luka bakar pada kulit. Jika korban dalam kondisi sadar dan dapat menelan, berikan minuman hangat seperti teh atau sup. Hindari minuman berkafein atau beralkohol karena dapat memperparah kondisi. Selain itu, selalu pantau pernapasan dan denyut nadinya. Jika korban menunjukkan tanda-tanda henti napas atau detak jantung melemah, segera lakukan CPR jika memiliki keterampilan yang diperlukan. Beberapa tindakan yang harus dihindari saat menangani hipotermia antara lain menggosok atau memijat tubuh korban, memberikan panas secara langsung, membiarkan korban bergerak secara berlebihan, serta memberikan alkohol. Semua tindakan tersebut dapat memperparah kondisi korban. Terakhir, segera cari bantuan medis agar korban dapat mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Kecepatan dalam memberikan pertolongan sangat penting untuk meningkatkan peluang pemulihan dan mencegah komplikasi lebih lanjut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.