Kenali Ciri-Ciri Anemia Berdasarkan Jenisnya
Anemia defisiensi besi disebabkan oleh kekurangan zat besi. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh kamu tidak bisa menghasilkan cukup zat dalam sel darah merah yang memungkinkannya untuk membawa oksigen (hemoglobin).
Berikut ciri-ciri anemia defisiensi besi:
- Kelelahan yang ekstrem.
- Kelemahan.
- Kulit pucat.
- Nyeri dada, detak jantung cepat, atau sesak napas.
- Sakit kepala atau pusing.
- Tangan dan kaki dingin.
- Peradangan atau nyeri lidah.
- Kuku menjadi rapuh.
- Mengidam makanan yang tidak biasa, seperti kotoran atau pati.
3. Anemia Sel Sabit
Anemia sel sabit adalah kelainan sel darah merah yang diturunkan yang disebabkan karena tidak ada cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Biasanya, sel darah merah berbentuk bulat dan bergerak dengan fleksibel dan mudah melalui pembuluh darah.
Pada anemia sel sabit, darah merah berbentuk seperti bulan sabit, kaku dan lengket, sehingga bisa tersangkut di pembuluh darah kecil. Kondisi tersebut menghambat aliran darah dan oksigen ke beberapa bagian tubuh.
Tanda dan gejala anemia sel sabit biasanya muncul sekitar usia 5 bulan. Gejalanya bervariasi pada tiap pengidap dan berubah seiring waktu. Berikut ciri-ciri anemia sel sabit:
- Kelelahan.
- Episode nyeri atau krisis nyeri yang bisa terjadi di dada, perut, persendian, dan juga tulang.
- Tangan dan kaki membengkak.
- Rentan terkena infeksi.
- Pertumbuhan atau pubertas yang terlambat.
- Masalah penglihatan.
4. Thalassemiaa
Thalassemiaa dalah kelainan darah bawaan yang menyebabkan hemoglobin dalam tubuh mengalami kerusakan bawaan sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik. Hemoglobin memungkinkan sel darah merah untuk membawa oksigen. Akibatnya, pengidap thalassemia bisa mengalami anemia yang membuatnya kelelahan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!