Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kemlu RI: WNI di Rusia Aman dari Dampak Gempa dan Tsunami

Desi Rossilawati
Rabu, 30 Juli 2025 | 17:00 WIB
Bagikan
Kemlu RI: WNI di Rusia Aman dari Dampak Gempa dan Tsunami
VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban atau terdampak langsung dari gempa bumi berkekuatan M 8,7 yang mengguncang wilayah Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025) pagi WIB. Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa KBRI Moskow telah melakukan komunikasi aktif dengan para WNI yang berada di kawasan Federal Timur Jauh, wilayah yang dekat dengan episenter gempa. "KBRI Moskow mencatat terdapat 53 WNI yang menetap di Federal Timur Jauh. Berdasarkan komunikasi KBRI Moskow dengan para WNI, hingga saat ini tidak ada WNI yang terdampak gempa tersebut," jelas Judha dalam keterangan resmi. Kemlu bersama jajaran perwakilan RI, termasuk KBRI Moskow, KBRI Tokyo, KJRI Osaka, dan KJRI Los Angeles, tengah melakukan pemantauan intensif terhadap dampak lanjutan dari gempa dan potensi tsunami yang memengaruhi kawasan Samudra Pasifik. Beberapa negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Indonesia, dan Filipina diketahui telah mengeluarkan peringatan tsunami pasca-gempa. Koordinasi dengan otoritas setempat terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesiapsiagaan seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak. Selain itu, perwakilan RI juga telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI agar meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa susulan maupun gelombang tsunami lanjutan yang mungkin terjadi. Kemlu menegaskan komitmennya dalam melindungi WNI di luar negeri dan akan terus menyampaikan pembaruan informasi jika situasi berkembang. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.