Kemeriahan Perayaan Hari Wayang Nasional Ke-3 - Living ICH Forum for WPT in Indonesia
Acara meliputi; Pertunjukan Wayang, Atraksi Wayang, Diskusi dan Ekskursi. Lomba Virtual Film Animasi Wayang, Lomba Virtual Goro-Goro Wayang Wong, Lomba Sabet Perang Wayang Purwa Gaya Surakarta, dan Yogyakarta, Golek Sunda, serta berbagai acara lainnya.
Pembukaan Program Living ICH Forum for WPT in Indonesia - Hari Wayang Nasional Ke-3, berlangsung meriah dan hikmat. Dibuka dengan atraksi pergelaran budaya (Catra Nararya Bawana).
Catra Nararya Bawana merupakan defile; perarakan berbagai jenis Wayang Indonesia, dikolaborasi tarian Manortor dengan instrumen musik Gondang Batak, dan tabuhan Tifa Papua.
Sebuah repertoar dengan kombinasi dan komposisi yang mempresentasikan kearifan lokal Indonesia.
“Melibatkan para seniman, budayawan, akademisi, pejabat, birokrat, dan pecinta Wayang Indonesia,” terang Suparmin.
Banyak tokoh, pejabat, birokrat, seniman, dan budayawan, pendukung acara ini. Mereka tampil secara off-line dan virtual, baik sebagai pengisi acara pergeleran maupun sebagai narasumber diskusi.
Mereka antara lain, Dr. Restu Gunawan, M.Hum (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI), Brigjenpol Sulistyo Pudjo Hartono, SIK, M.Si (Kepala Biro Humas dan Protokol BNN-RI), Sudarko Prawiroyudo (Dalang) dan Dr. Mohamad Sobary (Budayawan).
Tampil juga Prof. Dr. Kasidi Hadi Prayitno (Guru Besar ISI Yogyakarta), Ki Sigit Ariyanto, S.Sn (Dalang Wayang Kulit Gaya Surakarta), Destiyan Wahyu Setiadji, S.Sn, M.Sn (Tokoh Muda generasi penerus Wayang), dan Dewi Sulastri, S.Sn, (Penari Tradisi), Agus Prasetyo, S.Sn, (Aktor dan Sutradara Wayang Orang), dan para tokoh lainnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!