CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026

Kementerian Kebudayaan Dapat Anggaran Kerja Paling Kecil, Fadli Zon: Akan Ada Tambahan

Desi Rossilawati
Rabu, 20 November 2024 | 17:00 WIB
Bagikan
Kementerian Kebudayaan Dapat Anggaran Kerja Paling Kecil, Fadli Zon: Akan Ada Tambahan

VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mendapatkan jatah anggaran sebesar kurang lebih Rp 2 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan, jumlah itu merupakan yang terkecil jika dibandingkan dengan dua kementerian pisahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Adapun dua kementerian pisahan dari Kemendikbud Ristek adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

"Jadi memang sejauh ini anggaran Kementerian Kebudayaan ini paling terendah diantara ini (Kemendikdasmen dan Kemendikti Saintek)," kata Fadli Zon usai rapat dengan Komisi X DPR, Senin (18/11/2024).

Menteri Kebudayaan minta tambahan anggaran Oleh karena itu, Fadli akan meminta tambahan anggaran pada Komisi X DPR untuk menunjang program dan upaya memajukan kebudayaan.

Mulai dari pelindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaannya sesuai amanat konstitusi dan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Sementara ini masih yang sifatnya secara umum ada yang termasuk pelestarian, pelindungan, cagar-cagar budaya kemudian ada kegiatan yang terkait dengan pemanfaatan. Tentu sekarang juga ada kegiatan untuk diplomasi, promosi dan kerja sama," ujarnya.

Maka dari itu, Fadli Zon akan ada tambahan anggaran untuk Kementerian Kebudayaan agar pemajuan kebudayaan bisa lebih signifikan.

Sehingga, kata Fadli, kebudayaan Indonesia tidak terpinggirkan mulai dari kegiatan, program, museum-museum, ekspresi seni budaya baik film, tari, musik, seni pertunjukan, tradisi dan sebagainya.

"Kita berharap kalau bisa ada penambahan anggaran. Ya termasuk kalau kita lebih bisa maksimalkan paling tidak Rp 7 triliun," ucap Fadli Zon.

Sebelumnya diberitakan, Kemendikdasmen, Kemendikti Saintek dan, Kemenbud akan meminta tambahan anggaran kerja untuk tahun 2025.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian usai rapat tertutup dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro dan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Senin (18/11/2024).

"Diajukan juga tambahan anggaran. Masing-masing mencoba merumuskan apa saja program-program prioritas yang ternyata belum teralokasi," kata Hetifah.

Hetifah tidak merinci seberapa besar tambahan anggaran yang diajukan tiga kementerian ini. Kata dia, angka itu masih akan dibahas lebih lanjut pada rapat selanjutnya.

"Nanti pada rapat berikutnya kami akan membuat suatu rapat yang lebih intensif terkait dengan tambahan anggaran ini," ujarnya.

Hetifah melanjutkan, dalam rapat tertutup itu juga telah dibahas pembagian anggaran untuk Kemendikdasmen, Kemendiktisaintek dan, Kementerian Kebudayaan dari total anggaran yang awalnya untuk Kemendikbud Ristek.

Menurut Hetifah, dari total Rp 93 triliun milik Kemendikbud Ristek, ada Rp 30 triliun untuk Kemendikdasmen, Rp 50 untuk Kemendikti Saintek dan, Rp 2 triliun untuk Kementerian Kebudayaan.

"Jadi tadi kalau dari Rp 93 triliun itu ya sekitar mungkin Rp 30 sekian di Dikdas, kemudian ada Rp 50 sekian di Dikti, kemudian Rp 2 sekian di Kebudayaan ya," ucapnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.