Kementerian ESDM Ungkap Anomali Tingginya Angka Kemiskinan di Wilayah Kaya SDA
Dalam penghitungan dampak kerugian negara, Sihite menyatakan bahwa Kementerian ESDM memiliki kemampuan untuk mengungkap data baku yang terukur dan komprehensif guna membuktikan kerugian negara secara riil, bukan sekadar perkiraan. Ia juga meminta para jaksa untuk mengubah cara pengungkapan perkara, dengan membalik pengungkapan perkara dari hilir dan memutus rantai pasokan dari end user sampai dengan kilang ilegal.
Selain itu, Sihite menyarankan pengungkapan berbasis anti money laundering (AML) dan follow the money dengan mengintegrasikan fungsi dan kewenangan pihak-pihak terkait. "Opsi tindakan hukum lainnya bersifat non pidana secara kumulatif maupun terpisah, untuk memulihkan kerugian negara dan 'memaksa' para pelaku mematuhinya (terutama untuk kasus reklamasi tambang)," tambahnya.
@shintadewip
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!