Kementerian Agama Bangun STIAKIN di Pangkal Pinang, Upaya Promosi Diperluas dengan Gandeng Ormas Khonghucu

ED
Kamis, 25 Juli 2024 | 10:30 WIB
Bagikan
Kementerian Agama Bangun STIAKIN di Pangkal Pinang, Upaya Promosi Diperluas dengan Gandeng Ormas Khonghucu

VISI.NEWS | BANYUMAS - Kementerian Agama saat ini tengah membangun Sekolah Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Negeri (STIAKIN) di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan (Kapusbimdik) Khonghucu, Susari, mengharapkan STIAKIN ini dapat dipromosikan lebih luas agar semakin dikenal masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah menggandeng Organisasi Masyarakat (Ormas) Khonghucu dalam upaya tersebut.

"Untuk lebih mengenalkan STIAKIN kepada masyarakat, harapannya, seluruh Organisasi Masyarakat (Ormas) Khonghucu bisa mengenalkan sekaligus menginformasikan keberadaan kampus ini pada setiap kegiatan, seperti Raker yang sudah kita lakukan di beberapa tempat di Jawa Tengah ini," kata Susari pada acara Rapat Kerja Pusat Bimbingan dan Pendidikan Konghucu dengan Majelis Tinggi Agama Khonghucu, di Banyumas, Rabu, (24/7/2024).

Susari menambahkan bahwa STIAKIN akan menjadi kampus kebanggaan bagi umat Khonghucu. Menurutnya, pembangunan dan pengembangan kampus ini adalah tanggung jawab bersama umat Khonghucu. "Siapa lagi yang akan membangun dan mengembangkan kampus ini, kalau bukan umat Khonghucu. Mari kita kerja bersama untuk membangun kampus STIAKIN," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Susari juga menyampaikan keyakinannya bahwa STIAKIN akan menjadi kampus yang maju dan mampu bersaing dengan kampus-kampus keagamaan lainnya seiring berjalannya waktu. Kemajuan ini diharapkan dapat dicapai melalui jerih payah dan kesungguhan umat Khonghucu, pemerintah, Ormas, dan berbagai mitra lainnya.

"Dari sekarang hingga ke depan, mari kita bersama-sama saling membesarkan STIAKIN untuk memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi umat Khonghucu," ujar Susari.

Kabid Bimbingan Kelembagaan, Pusbimdik Khonghucu, Mohammad Farid Wadjdi, menekankan pentingnya kerjasama antara Kementerian Agama dengan organisasi-organisasi keagamaan Khonghucu di seluruh Indonesia. "Kemenag harus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan organisasi keagamaan Khonghucu untuk membangun dan membina kehidupan keagamaan secara umum," kata Mohammad Farid Wadjdi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.