KemensPPPA Soroti Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Pola Asuh Jadi Perhatian Serius
"Salah satu tanda bahwa tidak akan ada kekerasan dalam rumah tangga, ketika anak diberi kesempatan untuk berbicara. Anak diberi kesempatan untuk menyampaikan apa yang dirasakan sehingga tidak akan ada informasi yang terhambat komunikasinya bisa efektif," ungkapnya.
Sebelumnya, seorang anak berinisial A (12), menikam ibu kandungnya di rumahnya, Kota Medan, Sumatra Utara pada Rabu (10/12).
Korban ditikam menggunakan pisau saat tertidur lelap di lantai satu bersama kedua anaknya, A dan AJ. Penikaman itu terungkap ketika AJ berteriak ketakutan saat mendapati kondisi ibunya telah bersimbah darah.
Kasus tersebut dilaporkan oleh sang ayah berinisial AH kepada Polrestabes Medan. Hasil pemeriksaan sementara, kepolisian menemukan 20 luka tusukan di tubuh korban, yakni ibu kandung A.
Kepolisian telah melakukan pra-rekonstruksi pertama kasus tersebut dan mendapatkan 43 adegan yang diperagakan saat terjadinya kejadian pada Rabu (10/12) malam.
Pra-rekonstruksi kedua pada Minggu (14/12) berlangsung di rumah korban, di Jalan Dwikora dan kegiatan tersebut dihadiri terduga pelaku, ayah, kakak kandung serta pihak dinas terkait untuk mencocokkan keterangan saksi dan terduga pelaku dengan kondisi nyata di tempat kejadian perkara.
Proses pra-rekonstruksi terjadi selama kurang lebih enam jam dan proses tersebut untuk memastikan adanya unsur yang terpenuhi terkait tindak pidana yang dilakukan, dan melengkapi tahapan penyidikan yang telah dilakukan. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!