KemenP2MI Gelar Raker dengan Komisi IX DPR: Dorong Kampanye Nasional Migran Aman & Mitigasi Konflik Timur Tengah
Menteri Mukhtarudin./visi.news/ist.
Salah satunya, optimalisasi fungsi diplomasi, pengawasan, dan pelayanan menjadi harga mati guna memastikan seluruh hak-hak pekerja Migran di luar negeri terpenuhi dengan baik.
Merespons situasi di Timur Tengah dan wilayah global lainnya, KemenP2MI berkomitmen memperkuat langkah perlindungan melalui kebijakan mitigasi risiko yang lebih tajam.
DPR juga mendorong KP2MI dalam penguatan fungsi pengawasan dan penegakan hukum yang tegas terhadap praktik penempatan ilegal. Hal ini bertujuan untuk menekan angka migrasi non-prosedural yang selama ini menjadi akar masalah kerentanan pekerja Migran.
Dalam Raker Komisi IX DPR RI juga menyatakan dukungannya terhadap penguatan anggaran KemenP2MI tahun anggaran 2026. Termasuk di dalamnya adalah pertimbangan penambahan anggaran guna mengoptimalkan program-program perlindungan yang menjadi prioritas nasional.
Komitmen Sinergi Berkelanjutan
Menutup agenda rapat, Menteri P2MI Mukhtarudin menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan masukan kritis yang diberikan oleh para anggota dewan. Ia menegaskan bahwa kementeriannya akan terus membuka diri terhadap koordinasi yang intensif.
"Terima kasih kepada Komisi IX DPR atas dukungan yang selama ini telah diberikan kepada kami. Tentu kami tetap membuka ruang, baik secara formal maupun informal, untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi demi meningkatkan pelayanan kita kepada para Pekerja Migran Indonesia," pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.
Kesepakatan ini diharapkan menjadi momentum transformasi tata kelola migrasi Indonesia yang lebih aman, bermartabat, dan terlindungi secara menyeluruh. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!