KemenP2MI Gelar Raker dengan Komisi IX DPR: Dorong Kampanye Nasional Migran Aman & Mitigasi Konflik Timur Tengah
Menteri Mukhtarudin./visi.news/ist.
"Bapak mampu menjalani persoalan ini," ujar Obon, merujuk pada eksekusi program-program KP2MI yang ia nilai luar biasa dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi para pejuang keluarga di luar negeri.
Senada dengan Obon, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Edy Wuryanto mengakui bahwa visi dan misi yang dipaparkan oleh Menteri Mukhtarudin adalah salah satu yang terbaik yang pernah ia saksikan selama bermitra dengan otoritas pelindungan migran.
"Ini paparan paling bagus yang pernah saya ikuti di antara Kepala Badan dulu. Kita bisa melihat secara utuh manajemen strategi yang dilakukan oleh Pak Menteri," tegas Edy.
Menurutnya, kejelasan alur berpikir dan rencana aksi yang disusun kementerian saat ini memberikan gambaran optimis terhadap perbaikan tata kelola penempatan Pekerja Migran di masa depan.
Meski memberikan apresiasi tinggi, Edy Wuryanto juga memberikan catatan strategis terkait kondisi geopolitik dunia yang sedang memanas. Ia meminta Kementerian untuk memperkuat langkah-langkah preventif bagi Pekerja Migran di wilayah berisiko tinggi.
Sepakati Poin-poin Strategis
Rapat Kerja antara Komisi IX DPR RI dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) resmi menghasilkan sejumlah kesepakatan krusial.
Fokus utama dalam kesimpulan rapat tersebut adalah penguatan instrumen perlindungan di negara penempatan serta langkah konkret menghadapi eskalasi konflik global.
Adapun poin-poin utama kesepakatan Raker diantaranya yakni penguatan Atase Ketenagakerjaan. KP2MI dan Komisi IX DPR RI sepakat meningkatkan kapasitas dan kompetensi Atase Ketenagakerjaan (Atnaker).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!