Kemenhan Ajukan Tambahan Anggaran Rp 17 T untuk 2026
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 9 Juli 2025 | 20:15 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) meminta tambahan anggaran sekitar Rp 17 triliun untuk tahun 2026. Permintaan ini disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam rapat RAPBN bersama Komisi I DPR, Rabu (9/7/2025).
Dengan penambahan tersebut, total kebutuhan anggaran Kemenhan untuk 2026 mencapai Rp 184 triliun. Sjafrie menyebut pagu indikatif yang ditetapkan Kementerian Keuangan sebesar Rp 167 triliun belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pertahanan nasional.
"Ini tidak bisa kita bandingkan dengan membeli sesuatu peralatan militer, ini sangat mahal untuk menjalin kedaulatan negara," ujarnya di kompleks parlemen, Jakarta.
Ia menjelaskan, sekitar 50 persen anggaran dialokasikan untuk belanja pegawai, termasuk kesejahteraan tamtama, bintara, dan perwira. Sisanya akan digunakan untuk belanja modal seperti pengadaan alutsista.
Saat ini, pagu indikatif Kemenhan menjadi yang terbesar kedua setelah Badan Gizi Nasional (BGN) dengan Rp 217,8 triliun. Di posisi ketiga terdapat Polri dengan anggaran Rp 109,6 triliun. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!