Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kemendagri: Kenaikan PBB Bukan Dampak Efisiensi Anggaran

Desi Rossilawati
Senin, 25 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Bagikan
Kemendagri: Kenaikan PBB Bukan Dampak Efisiensi Anggaran
VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menepis anggapan bahwa kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) di sejumlah daerah dipicu kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Menurut Bima, mayoritas dari 104 pemerintah daerah yang menaikkan PBB P2 sudah mengambil kebijakan tersebut jauh sebelum efisiensi dilakukan. “Jadi saya kira tidak tepat, kalau kemudian mengaitkan dengan kebijakan efisiensi,” kata Bima di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2025). Ia menegaskan, langkah kenaikan PBB P2 lebih banyak merupakan inisiatif pemda untuk meningkatkan penerimaan asli daerah (PAD), bahkan beberapa diputuskan pada masa pilkada sebelum terbentuknya pemerintahan baru. Dari data Kemendagri, hanya tiga daerah yang menaikkan PBB tahun 2025. Bima juga mengingatkan, Kemendagri telah menerbitkan surat edaran agar pemda meninjau ulang kenaikan PBB P2 yang terlalu tinggi, khususnya di atas 100 persen. “Kami sudah mencatat itu, memang ada beberapa daerah yang di atas 100 persen, ya tentu harus dikaji ulang dan bahkan kami mengimbau untuk dibatalkan atau ditunda,” ujarnya. Sejumlah daerah diketahui sudah menurunkan atau membatalkan kebijakan tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.