Kemenag Gelar OMI 2026, Ini Jadwal dan Syaratnya

Desi Rossilawati
Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:07 WIB
Bagikan
Kemenag Gelar OMI 2026, Ini Jadwal dan Syaratnya

Ilustrasi./visi.news/madrasahebat.

VISI.NEWS - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 mulai Agustus hingga November 2026. Kompetisi tersebut terdiri atas dua bidang, yakni Sains dan Riset.

Pelaksanaan OMI 2026 diatur melalui petunjuk teknis (Juknis) yang menjadi acuan bagi peserta dan madrasah dalam mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.

OMI bidang Sains terbuka bagi siswa jenjang MI, MTs, dan MA. Seleksinya dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Sementara itu, OMI bidang Riset diperuntukkan bagi siswa MTs dan MA. Kompetisi ini diawali dengan pendaftaran dan pengajuan proposal penelitian.

Cabang Lomba OMI Sains 2026

Cabang lomba OMI Sains disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta, yaitu:

  • MI/SD sederajat: Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi.

  • MTs/SMP sederajat: Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi.

  • MA/SMA sederajat: Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi.

Sementara OMI Riset mencakup tiga ruang lingkup penelitian, yakni Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan, Sustainable Development Goals (SDGs), serta Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.

Jadwal OMI Sains 2026

OMI Sains 2026 dilaksanakan melalui sejumlah tahapan seleksi. Berikut jadwal lengkapnya:

  • Sosialisasi: 21 Agustus 2026

  • OMI tingkat satuan pendidikan: 22-26 Agustus 2026

  • Pendaftaran Kabupaten/Kota: 27 Agustus-2 September 2026

  • Uji coba Kabupaten/Kota: 4-5 September 2026

  • Pelaksanaan Kabupaten/Kota: 7-8 September 2026

  • Pengumuman Kabupaten/Kota: 12 September 2026

  • Uji coba Provinsi: 1-2 Oktober 2026

  • Pelaksanaan Provinsi: 5-6 Oktober 2026

  • Pengumuman Provinsi: 10 Oktober 2026

  • Registrasi tingkat Nasional: 8 November 2026

  • Technical Meeting dan pembukaan: 9 November 2026

  • Pelaksanaan Nasional: 10-11 November 2026

  • Pengumuman dan penutupan: 12 November 2026

Jadwal OMI Riset 2026

Berbeda dengan bidang Sains, OMI Riset diawali dengan pendaftaran sekaligus unggah proposal penelitian.

Berikut tahapan dan jadwal OMI Riset 2026:

  • Sosialisasi: 21 Agustus 2026

  • Pendaftaran dan unggah proposal: 22 Agustus-2 September 2026

  • Pengumuman penilaian proposal: 7 September 2026

  • Presentasi proposal: 9-11 September 2026

  • Pembimbingan dan pelaksanaan riset: 12 September-20 Oktober 2026

  • Presentasi hasil riset: 21-23 Oktober 2026

  • Pengumuman penilaian presentasi: 27 Oktober 2026

  • Pengumpulan hasil riset dan draf artikel: 29-31 Oktober 2026

  • Final dan Expo: 10-12 November 2026

Proposal yang lolos penilaian akan dilanjutkan ke tahap presentasi. Setelah itu, peserta dapat menjalankan penelitian sesuai tahapan yang telah ditentukan.

Syarat Peserta OMI Sains 2026

Peserta OMI Sains 2026 harus berstatus sebagai siswa, merupakan Warga Negara Indonesia, tercatat dalam sistem pendataan yang berlaku, serta memiliki NISN aktif.

Untuk Tahun Pelajaran 2026/2027, peserta berasal dari jenjang dan kelas berikut:

  • Kelas V atau VI MI/SD sederajat.

  • Kelas VII sampai IX MTs/SMP sederajat.

  • Kelas X sampai XII MA/SMA sederajat.

Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti satu bidang kompetisi. Madrasah juga perlu memastikan data peserta, termasuk identitas dan NISN, telah sesuai sebelum memasuki tahapan pendaftaran.

Syarat Peserta OMI Riset 2026

OMI Riset hanya dapat diikuti siswa MTs dan MA dengan ketentuan kelas tertentu.

  • Peserta MTs berasal dari kelas VII-VIII.

  • Peserta MA berasal dari kelas X-XI.

  • Kompetisi dapat diikuti secara individu maupun kelompok.

  • Satu kelompok maksimal terdiri atas tiga siswa dari madrasah yang sama.

  • Setiap peserta atau kelompok hanya dapat mengajukan satu judul proposal.

  • Peserta hanya dapat memilih satu ruang lingkup penelitian.

  • Proposal harus merupakan karya asli.

  • Proposal tidak sedang atau pernah digunakan dalam kompetisi riset lain.

  • Proposal belum pernah diterbitkan.

  • Peserta wajib melengkapi dokumen administrasi, termasuk surat pernyataan keaslian karya dan surat pengantar dari kepala madrasah.

Link Unduh Juknis OMI 2026

Juknis OMI 2026 memuat ketentuan mengenai pelaksanaan kompetisi, peserta, bidang lomba, tahapan seleksi, hingga mekanisme pelaksanaan OMI.

Calon peserta, guru, dan pihak madrasah dapat menggunakan Juknis OMI 2026 sebagai acuan dalam mengikuti setiap tahapan kompetisi.

Link Download Juknis OMI 2026

Peserta perlu memperhatikan ketentuan dalam petunjuk teknis karena mekanisme pelaksanaan OMI Sains dan OMI Riset berbeda.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.