RT Berperan dalam Menentukan Wilayah Jadi Zero Covid
“Alhamdulillah mendapatkan juara 1, dengan guyub rukun seluruh warganya,” katanya.
Ia mengatakan, untuk mewujudkan Kampung Zero Covid, tentu mengalami banyak kendala. Misalnya apabila ada salah satu warga yang tidak memiliki gawai, agak sedikit lambat dalam memberikan informasi seputar perkembangan pandemi.
“Meski begitu warga kami tetap bersemangat mengikuti arahan dari pemerintah,” ujar dia.
Sebagai langkah upaya, warga desa bersatu guyub rukun sesuai anjuran pemerintah, dengan tetap menerapkan prokes.
“Saat itu ada warga yang kurang mematuhi anjuran pemerintah, cukup kami beri sanksi administratif dengan melakukan kerja bakti dan bukan dalam bentuk denda uang karena memberatkan,” imbuhnya.
Ia menerangkan, selain piala, ada pula hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta, yang rencananya akan digunakan untuk mendukung lomba Inovasi Pemberdayaan Perempuan.
“Rencana untuk membantu Kampung Jamune Bu’e dan dimasukkan kas RT,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Batang, dr. Didiet Wisnuhardanto menambahkan, hingga malam tadi tidak ada penambahan kasus warga yang terkonfirmasi Covid-19.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!