Kecelakaan Beruntun di Puncak, 14 Orang Terluka

ED
Selasa, 23 Januari 2024 | 18:20 WIB
Bagikan
Kecelakaan Beruntun di Puncak, 14 Orang Terluka

VISI.NEWS | BOGOR - Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, pada Selasa (23/1/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Diduga, kecelakaan tersebut akibat salah satu kendaraan remnya blong saat menuruni jalan.

Kapolsek Cisarua Kompol Edy Santoso mengatakan, kecelakaan beruntun itu melibatkan dua mobil pribadi, dua minibus, dan satu truk. Akibatnya, 14 orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Dari hasil data di lapangan, untuk data korban sementara 14 orang," kata Kompol Edy dalam keterangannya kepada wartawan.

Kompol Edy menjelaskan, kronologi kecelakaan beruntun itu bermula saat sebuah mobil pribadi bernopol B 1234 AB yang dikemudikan oleh Asep (35) melaju dari arah Cianjur menuju Bogor. Saat menuruni jalan, mobil tersebut diduga mengalami rem blong dan menabrak mobil pribadi lainnya yang berada di depannya.

"Kemudian, mobil yang ditabrak itu terpental dan menabrak minibus yang berada di jalur sebelahnya. Minibus itu juga terpental dan menabrak minibus lainnya yang ada di belakangnya. Lalu, minibus yang terakhir itu menabrak truk yang sedang berhenti di pinggir jalan," urai Kompol Edy.

Kompol Edy menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. Ia juga mengimbau kepada pengendara yang melintas di kawasan Puncak untuk berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

"Kami masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Kami mengimbau kepada masyarakat yang melintas di Puncak untuk selalu waspada dan tidak melaju dengan kecepatan tinggi, apalagi saat menuruni jalan," tutur Kompol Edy.

@mpa/ali

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.