Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kecaman Internasional Meluas atas Rencana Israel Perluas Serangan ke Gaza

Desi Rossilawati
Rabu, 7 Mei 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Kecaman Internasional Meluas atas Rencana Israel Perluas Serangan ke Gaza
VISI.NEWS | GAZA - Israel kembali menuai gelombang kecaman global setelah menyatakan rencana memperluas operasi militer di Jalur Gaza. Kontroversi semakin memanas usai Menteri Keuangan sayap kanan, Bezalel Smotrich, menyerukan agar wilayah Gaza 'dihancurkan.' Dilansir AFP, Rabu (7/5/2025), militer Israel telah mengaktifkan puluhan ribu tentara cadangan untuk mendukung rencana 'penaklukan' Gaza. Langkah ini memicu peringatan keras dari berbagai negara dan organisasi internasional. Diplomat tertinggi Uni Eropa, Kaja Kallas, menyebut kondisi Gaza tidak dapat dipertahankan dan mendesak aliran bantuan kemanusiaan segera dibuka kembali. Ia menyampaikan pernyataan itu langsung kepada pejabat Israel melalui sambungan telepon. Dari Beijing, pemerintah China menyatakan keprihatinan mendalam dan menolak ekspansi militer Israel. China mendesak kedua pihak agar menghormati gencatan senjata yang berakhir pada 18 Maret lalu. Prancis juga mengecam keras. Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot menyebut rencana Israel tidak dapat diterima dan menuduh pelanggaran hukum humaniter. Inggris menyuarakan penolakan serupa. Menteri Timur Tengah Hamish Falconer memperingatkan bahwa setiap upaya mencaplok Gaza tidak dapat diterima. Jerman tak ketinggalan. Kanselir Friedrich Merz menyatakan keprihatinan besar dan berencana mengutus menteri luar negerinya ke Israel akhir pekan ini. Sementara itu, PBB menegaskan bahwa Gaza adalah bagian sah dari negara Palestina di masa depan. "Gaza adalah, dan harus tetap, menjadi bagian integral dari negara Palestina di masa depan." ujar juru bicara PBB Farhan Haq, Senin lalu. Krisis kemanusiaan di Gaza terus memburuk sejak blokade Israel pada Maret. Hampir seluruh dari 2,4 juta warga Palestina di Gaza telah mengungsi sedikitnya satu kali sejak konflik meletus pada 7 Oktober 2023. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.