Kebutuhan Harian Vitamin C: Apa yang Perlu Diketahui untuk Kesehatan Kulit dan Tubuh
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 30 Desember 2024 | 01:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Vitamin C memiliki berbagai manfaat penting bagi kesehatan tubuh dan kulit. Selain digunakan dalam produk perawatan kulit, vitamin C juga banyak tersedia dalam bentuk suplemen. Kadar vitamin C sering diukur dalam satuan internasional (IU) atau miligram. Namun, berapa banyak asupan vitamin C yang diperlukan setiap harinya?
Dokter kulit, dr. Tiara R. Arianto SpDVE, menjelaskan bahwa setiap jenis vitamin memiliki konversi yang berbeda antara kadar miligram dan IU. "Ada banyak informasi di internet tentang cara mengonversi IU ke miligram, tetapi konversinya bervariasi tergantung pada jenis vitaminnya," ungkap Tiara saat ditemui di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan. Untuk vitamin C, ia merekomendasikan untuk mengonsumsi antara 500 hingga 1000 miligram per hari bagi orang dewasa berusia di atas 20 tahun. "Misalnya, dalam situasi tertentu seperti penuaan, aktivitas fisik yang berat, atau saat kondisi tubuh tidak baik, kebutuhan vitamin C bisa mencapai angka tersebut," tambahnya.
Tinggi atau rendahnya kebutuhan vitamin C tergantung pada kondisi kesehatan individu. Jika seseorang sedang dalam keadaan tidak sehat atau ingin mengatasi masalah kulit secara mendalam, asupan vitamin C yang lebih tinggi mungkin dibutuhkan. Namun, dr. Tiara mengingatkan untuk tidak mengonsumsi vitamin C lebih dari 3000 miligram. Sebab, kadar ini cukup tinggi dan sebaiknya mendapatkan persetujuan dari dokter sebelum dikonsumsi.
"Hal yang perlu diingat adalah untuk tidak melebih batas 3000 miligram, karena jika lebih, efeknya bisa berbeda," saran Tiara. Ia juga menekankan bahwa kebutuhan vitamin C bersifat personal dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
Dengan memahami kebutuhan harian vitamin C, kita dapat memaksimalkan manfaatnya bagi kesehatan dan kecantikan kulit. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga medis jika ingin menyesuaikan dosis vitamin C yang dikonsumsi. @berlin
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!