Kebakaran di Uiseong Meluas, 18 Tewas dan 14 Ribu Hektar Lahan Terbakar
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 26 Maret 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | KORSEL - Kebakaran hutan besar yang melanda wilayah Uiseong, Korea Selatan sejak pekan lalu telah menyebabkan sedikitnya 18 orang meninggal dunia. Seorang pejabat dari Kementerian Keselamatan Korea Selatan mengonfirmasi jumlah korban tewas serta mereka yang mengalami luka-luka.
"18 orang tewas dalam kebakaran hutan," ujar pejabat tersebut, dikutip dari AFP pada Rabu (26/3/2025).
Selain itu, enam orang mengalami luka serius, sementara 13 lainnya mengalami luka ringan.
Kobaran api terus meluas dengan cepat akibat kondisi cuaca yang kering serta angin yang berhembus kencang. Kebakaran ini tidak hanya terjadi di Uiseong, tetapi juga melanda sejumlah wilayah lain seperti Sancheong, Hadon, Gimha, dan Distrik Ulju.
Untuk menangani bencana ini, otoritas Korea Selatan telah mengerahkan sekitar 6.700 petugas pemadam kebakaran. Namun, upaya pemadaman mengalami hambatan karena api terus menjalar, membuat situasi semakin sulit dikendalikan. Hingga saat ini, kebakaran telah menghanguskan sekitar 14.694 hektar lahan dan memaksa ribuan warga untuk dievakuasi demi keselamatan mereka.
Selain merusak lahan dan infrastruktur, kebakaran ini juga mengancam aset-aset berharga di Kuil Gounsa, Uiseong. Komite warisan budaya telah mengambil langkah untuk mengamankan barang-barang penting dari kuil agar tidak ikut terbakar.
Penjabat Presiden Korea Selatan, Han Duck-soo, mengungkapkan bahwa kebakaran ini telah menyebabkan 'kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya' di wilayah Ulsan dan Gyeongsang. Ia menambahkan bahwa pemerintah telah melakukan evakuasi darurat, meskipun tetap tidak dapat mencegah jatuhnya korban jiwa.
Han juga menyoroti kondisi sulit yang dihadapi warga dan petugas pemadam kebakaran sepanjang malam.
"Sepanjang malam, kekacauan terus berlanjut karena jalur listrik dan komunikasi terputus di beberapa daerah dan jalan-jalan diblokir," ungkapnya.
Sebagai respons terhadap bencana ini, pemerintah Korea Selatan telah mengumumkan status darurat di empat wilayah yang terdampak, untuk memastikan upaya penanggulangan yang lebih efektif dalam mengatasi kebakaran hutan yang terus meluas. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!