Kebakaran di Pasar Baru Ternyata Hanya Basement, Ini Penyebabnya

ED
Kamis, 18 Januari 2024 | 16:32 WIB
Bagikan
Kebakaran di Pasar Baru Ternyata Hanya Basement, Ini Penyebabnya

VISI.NEWS | BANDUNG - Kebakaran di Pasar Baru Kota Bandung ternyata hanya basementnya pada Kamis (18/1/2024) sekitar pukul 13.00 WIB. Asap tebal mengepul dari gedung pusat perbelanjaan tersebut, membuat pedagang dan pengunjung panik. Apa penyebab kebakaran tersebut?

Menurut Kasi Ops Pemadaman Diskar PB Kota Bandung, Asep Rahmat, kebakaran diduga dipicu oleh ledakan panel listrik cadangan yang berada di ruang khusus di basement. "Jadi, sumber api di sana menyebar ke bangunan yang mudah terbakar dan semua berjejer panel listrik cadangan Pasar Baru," ujar Asep.

Asep menambahkan, saat kejadian sempat terdengar suara ledakan dari ruangan tersebut. "Ruang khusus panel listrik, meledak, sempat ada ledakan karena korslet," katanya. Beruntung, petugas keamanan Pasar Baru bergerak cepat memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sehingga api tidak cepat menyebar.

Total ada enam unit kendaraan pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Saat petugas sampai di lokasi, kondisi api pun sudah mengecil. Petugas pun melakukan pendinginan di lokasi kejadian. "Kondisi (sekarang) sudah aman," ucap Asep.

Akibat kebakaran ini, para pedagang dan pengunjung Pasar Baru mendapatkan imbauan untuk keluar dari gedung guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan². Beberapa pedagang pun ada yang tampak panik dengan keluar sambil membawa sekarung barang dagangannya. Pihak kepolisian sempat menutup sementara area jalan yang melintas Pasar Baru.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai kerugian materiil akibat kebakaran ini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.